Banjir Bandang Landa Hulu Sungai Ciliwung | Villagerspost.com

Banjir Bandang Landa Hulu Sungai Ciliwung

banjir ciliwung YouTube play
Bogor, Villagerspost.com – Hujan deras yang mengguyur kawasan Bogor dan sekitarnya selama beberapa hari belakangan ini, menyebabkan banjir bandang yang melanda kawasan hulu sungai Ciliwung, Jumat (17/11) sekitar pukul 16.40. Video hasil rekaman yang diterima Villagerspost.com yang diterima dari jurnalis warga di kawasan Kampung Glonggong, Bojong Gede, Kabupaten Bogor, memperlihatkan aliran air yang deras dengan debit yang cukup tinggi yang menyebabkan banjir di sekitar kawasan tersebut.

Laporan warga menyebutkan, ketinggian air melewati batas merah (batas aman air) hingga sekitar 1 meter. Laju air diperkirakan mencapai lebih dari 20 km per jam. Bersama limpasan air, terdapat pula bongkahan tanah berisi sejumlah pohon bambu yang hanyut melewati aliran sungai yang dilintasi jembatan Pagersi, Kampung Glonggong. Limpasan air juga membawa onggokan sampah yang didominasi sampah kemasan makanan, dan sisa plastik kemasan air minum.

Air sungai pun naik sampai pemukiman warga. “Tanaman saya di kebun terendam. Tapi ini masih aman, karena warga ada yang membuat jalur air,” kata Adi, warga Kampung Glonggong, kepada Villagerspost.com.

Namun seorang warga lainnya mengeluh karena banjir bandang ini mengakibatkan kerugian besar baginya. “Saya gagal panen buah, jambu yang harusnya dipetik hari ini habis terendam air,” ujarnya.

Akibat banjir bandang ini, diperkirakan kedalaman air Sungai Ciliwung di daerah Cilebut-Bojong Gede, mencapai sekitar 4 meter sampai 6 meter. “Ini banjir besar, tapi belum separah siklus lima tahunan tahun 1996, waktu itu, jembatan Pondok Terong sampai roboh,” tambah Adi.

Nunung, warga Kampung Glonggong lainnya mengatakan, banjir ini mirip siklus lima tahunan, yaitu saat air sungai meluap sampai pemukiman warga. “Namun tidak separah itu, karena siklus lima tahunan sudah lama tidak terjadi, sekitar 10 tahun yang lalu terakhir. Tahun 2015 juga pernah terjadi, tapi tidak parah, cuma masuk ke sumur warga,” ujar Nunung yang membuka usaha warung di dekat bantaran sungai.

Video/Laporan: AF Rizaldi, Warga Kampung Glonggong, Bojong Gede, Bogor, Jurnalis Warga untuk Villagerspost.com

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *