Bentrok Nelayan Pulau Pari dan Polisi, 15 Warga Luka-Luka | Villagerspost.com

Bentrok Nelayan Pulau Pari dan Polisi, 15 Warga Luka-Luka

pulau pari segel YouTube play
Jakarta, Villagerspost.com – Sejumlah 15 warga yang merupakan nelayan yang selama ini mendiami kawasan Pulau Pari, di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara mengalami luka-luka akibat bentrok dengan aparat kepolisian yang akan melakukan penyegelan atas wilayah pesisir yang di kelola oleh masyarakat Pulau Pari, hari ini, Senin (20/11). Laporan dari Koalisi Selamatkan Pulau Pari menyebutkan, seorang ibu ikut menjadi korban terkena pukulan aparat sehingga mengalami luka-luka dan harus dirawat dengan oksigen.

Redaksi juga menerima video yang diambil oleh relawan dari pihak Koalisi yang menunjukkan aksi kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian yang disertai empat orang aparat dari TNI terhadap warga. Sejak pagi pukul 09.00 WIB, sejumlah 80 personel polisi mendatangi kawasan Pulau Pari untuk melakukan penyegelan. Tindakan tersebut mendapat reaksi penolakan dari masyarakat Pulau Pari.

Sejak pagi, warga yang terdiri dari ibu-ibu, bapak-bapak, pemuda dan anak-anak telah bersiap dengan berjaga-jaga. Warga beramai-ramai menolak Karena warga merasa ada perampokan lahan yang seharusnya menjadi hak kelola mereka. Penyegelan dilakukan dengan alasan, warga tidak memiliki sertifikat. Pada pukul 11.15 WIB kepolisian memaksa memasang papan informasi penyegelan.

Warga yang menolak keras penyegelan yang dilakukan oleh pihak kepolisian pun melakukan perlawanan. Sempat terjadi saling dorong antara warga dan polisi, hingga terjadi bentrok. ”

Koalisi Selamatkan Pulau Pari mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan pihak Kepolisian kepada masyarakat Pulau Pari,” kata . Ony Mahardika dari Eknas Walhi dalam siaran pers yang diterima Villagerspost.com. (*)

Video courtessy: Koalisi Selamatkan Pulau Pari

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *