Pakan Ikan Organik Dari Kotoran Domba | Villagerspost.com

Pakan Ikan Organik Dari Kotoran Domba

Pakan Ikan Organik Dari Kotoran Domba YouTube play
Garut, Villagerspost.com – Beternak ikan mas, bagi sebagian warga Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, bukan lagi sekadar mata pencaharian, melainkan hobi. Warga Cikandang memang terkenal telaten dalam memelihara ikan mas, untuk menghasilkan panen terbaik.

Sayangnya, mereka kerap kali terbentur pada masalah harga pakan ikan yang mahal. “Hobi sih hobi tapi harga pakan ikan sekarang mahal sekali,” ujar Pak Subarkah, seorang petani yang hobi memijahkan ikan mas.

Mahalnya harga pakan ikan, kata Subarkah, secara otomati mengganggu keberlangsungan ternak ikan yang dipeliharanya. Pasalnya, warga tidak punya kendala lain selain ketersediaan pakan. “Kalau aliran air normal, bahkan bisa dibilang lebih, hanya kendalanya pakan saja,” ujarnya lagi.

Mengatasi masalah itu, warga Cikandang pun kemudian berembuk untuk mencari jalan keluar. Setelah dilakukan beberapa kali diskusi di pematang kolam miliknya, Subarkah, bersama petani ikan lainnya, kemudian bersepakat untuk membuat pakan ikan organik dengan bahan dasar dari kotoran domba yang dimilikinya.

Subarkah memang memelihara 11 ekor domba disamping memelihara ikan. Mereka pun kemudian mulai belajar cara membuat pakan ikan organik dari kotoran domba. Bahan-bahan yang disiapkan antara lain: kotoran domba, tepung ikan, dedak halus, probiotik, ampas tahu, serta gula pasir. “Setelah bahan terkumpul, maka kami langsung praktik membuatnya,” kata Subarkah.

Bahan-bahan tersebut kemudian dicampurkan dan difermentasikan selama 24 jam saja. Keesokan harinya pakan yang terfermentasi itu sudah bisa diberikan pada ikan peliharaan. Membuat pakan ikan organik, kata Subarkah, benar-benar menghemat pengeluaran.

Menurut bapak 4 anak ini, jika membeli pakan ikan dengan harga eceran, petani harus mengeluarkan uang sebesar Rp8.000/kg. Sedangkan jika membuat sendiri harga hanya Rp2.250/kg. “Alhamdulillah sekarang rupanya kotoran domba selain untuk pupuk tanaman bisa juga dimanfaatkan sebagai bahan pakan ikan,” pungkas Pak Subarkah bersyukur.

Laporan/Video: Rahmat Adinata, Praktisi Pertanian Organik, Anggota Gerakan Petani Nusantara

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *