Praktik Cerdas Pembuatan Nutrisi Ternak Organik | Villagerspost.com

Praktik Cerdas Pembuatan Nutrisi Ternak Organik

Praktik Cerdas Nutrisi Ternak Organik YouTube play
Sumba Timur, Villagerspost.com – Di Sumba ada ungkapan begini: “Bukan Orang Sumba Jika Tidak Memiliki Ternak”. Ungkapan itu menunjukkan betapa pentingnya arti hewan ternak bagi masyarakat Sumba. Ternak sangat vital bagi kehidupan orang Sumba,alasannya keterkaitan posisi ternak dengan budaya warga setempat sangatlah erat.

Tak heran jika setiap keluarga di Pulau Sumba, pasti memiliki ternak. Termasuk para petani di Kecamatan Waingapu, Sumba Timur. Hanya saja, selama ini cara memelihara ternak mereka masih belum maksimal. Pasalnya, untuk kebutuhan pakan ternak, mereka masih mengandalkan untuk mengambil dari alam tanpa diolah.

Alhasil, pertumbuhan hewan ternak jadi kurang maksimal. Menyadari hal ini, pada Minggu (25/3) lalu, warga Kelurahan Hambala, Waingapu, Sumba Timur, pun menggelar acara praktik bersama untuk membuat nutrisi ternak organik. Acara ini diberi tajuk: “Praktik Cerdas Pembuatan Nutrisi Ternak Organik.

Meski acara ini terbuka bagi siapa saja, namun yang hadir hampir 80 persen adalah kaum perempuan. “Dalam hal memelihara ternak utamanya B2 (babi-red) pasti ibu -ibu yang selalu repot, mau bagaimana lagi, begitu sudah,” ungkap Deborah, salah seorang warga perempuan yang hadir, memberikan alasan.

Dalam diskusi singkat dengan warga yang hadir, mereka umumnya memiliki ternak babi. Hal utama yang jadi kendala adalah kotorannya selalu mengganggu lingkungan karena baunya. “Apalagi saat musim hujan tiba, terkadang kotorannya hanyut terbawa air hujan ngalir depan rumah, sebab kita kan pelihara ternaknya di sekitar pemukiman, baunya itu sangat menyengat,” keluh Ama Kris.

Praktik cerdas pun dilaksanakan, semua peserta yang hadir sangat antusias,sebab hanya dengan bahan dasar jantung pisang dan gula, mampu menghasilkan nutisi ternak organik. Selain meningkatkan nafsu makan hewan ternak, nutrisi ternak organik juga memberikan solusi lain yaitu mampu menghilangkan bau yang ditimbulkan dari kotoran ternak.

“Lingkungan jadi harmonis, selain itu napsu makan ternak pun meningkat. Bahannya mudah didapat dan cara pembuatannya sederhana,” kata Ama Kris.

Laporan/Video: Rahmat Adinata, Praktisi Pertanian Organik, Anggota Gerakan Petani Nusantara, Jurnalis Warga untuk Villagerspost.com

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *