Rekaman Peristiwa Banjir dan Longsor di Pangandaran | Villagerspost.com

Rekaman Peristiwa Banjir dan Longsor di Pangandaran

Suasana ketika banjir besarmelanda salah satu desa di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat (dok. villagerspost.com/eka syaefulloh)

Banjir yang melanda kawasan perumahan (dok. villagerspost.com/eka syaefulloh)

Longsor di salah satu ruas jalan di Pangandaran (dok. villagerspost.com/eka syaefulloh)

Banjir yang melanda salah satu ruas jalan utama di Pangandaran (dok. villagerspost.com/eka syaefulloh)

Warga memperhatikan kendaraan yang melintasi genangan air (dok. villagerspost.com/eka syaefulloh)

Pangandaran, Villagerspost.com – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (7/10) sempat menimbulkan banjir besar dan juga longsor di wilayah tersebut. Villagerspost.com menerima beberapa foto hasil jepretan Eka Syaefulloh, seorang petani organik asal Ciamis yang kebetulan berada di lokasi pada saat kejadian pada pukul 11.00 siang.

Banjir besar tersebut dilaporkan diantaranya melanda wilayah Desa Margacinta, Dusun Ciokong, Wilayah Pondok Pesantren Babakan Jamanis Dusun Pasir kiara Desa parigi Kecamatan Parigi, dan Perumahan Garden Estetika Cikembulan akibat Luapan Sungai. Di kawasan tersebut dilaporkan ketinggian air di jalan mencapai ketinggian 2 meter, sementara di dalam kompleks perumahan mencapai 80 cm-1 m.

Namun berdasarkan informasi terbaru yang diperoleh redaksi Villagerspost.com, Sabtu (7/10) pukul 11.00, Kondisi ketinggian air, saat ini di lokasi banjir sudah turun, kondisi aman dan terkendali, sebagian pengungsi korban banjir sudah mulai kembali ke rumah masing-masing. Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Pangandaran Nana Ruhena.

Nana juga menginformasikan, kondisi di daerah longsor hanya tinggal membereskan material yang menutupi jalan raya, sebagian material yang ringan sudah di selesaikan secara gotomg royong tanpa menggunakan alat berat.

Menurut Nana, pemantauan kondisi banjir dan longsor dilakukan secara terus menerus oleh pihak Pemerintah, TNI/POLRI dan Organisasi Relawan Penanggulangan Bencana.

“Kesiapsiagaan masyarakat terdampak banjir dan longsor terus di tingkatkan dalam rangka mengantisipasi banjir atau longsor susulan dengan mempersiapkan diri seandainya harus mengungsi,” ujar Nana dalam rilis yang diterima Villagerspost.com.

Foto-foto: Eka Syaefulloh, Petani Organik, Jurnalis Warga untuk Villagerspost.com

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *