Rumah Koran, Pusat Literasi Desa Kanreapia, Raih HKTI Innovation Award | Villagerspost.com

Rumah Koran, Pusat Literasi Desa Kanreapia, Raih HKTI Innovation Award

Rumah Koran Penerima HKTI Innovation Awards 2018 YouTube play
Jakarta, Villagerspost.com – Rumah Koran yang merupakan wadah pendidikan literasi bagi anak-anak petani di Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, berhasil meraih penghargaan HKTI Innovation Award. Penyerahan penghargaan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (30/6) lalu di Jakarta.

Jamaluddin Daeng Abu, petani muda Desa Kanreapia, yang merupakan pendiri Rumah Koran, menerima langsung penghargaan tersebut dari Ketua Umum HKTI Moeldoko. Dia mengaku bangga dan terharu atas dukungan banyak pihak, serta pengakuan yang sudah diberikan kepada Rumah Koran.

“Terimakasih saya ucapkan atas dukungan semua pihak dan pengakuan yang diberika atas upaya yang kami lakukan, semoga ini semakin melecut kami untuk lebih maju lagi dalam menggerakkan pendidikan literasi di desa, khususnya di Kanrepia,” kata Jamaluddin, kepada Villagerspost.com, Minggu (1/7).

Jamaluddin mengatakan, Rumah Koran memang didirikan untuk menjadi wadah belajar bagi petani dan anak petani, dan menjadi pusat kegiatan pendidikan literasi di Desa Kanreapia. Rumah Koran adalah rumah yang awalnya hanya sebuah kandang ayam, dengan ukuran 4×10 meter.

“Daripada dibiarkan tak terpakai, oleh kami para petani muda di Desa Kanreapia, akhirnya disulap menjadi wahana belajar membaca dan dinamakan Rumah Koran, karena menyediakan bacaan koran setiap hari selain buku,” kata Jamaluddin yang juga aktif sebagai jurnalis warga bagi Villagerspost.com ini.

Rumah Koran ini menjadi wadah dengan dua target gerakan Cerdas yaitu: Anak petani difasilitasi dengan perpustakaan atau rumah baca, dan anak petani dapat membaca Buku di taman baca. Anak petani juga dapat belajar mengaji pada sore hari yakni hari Senin–Sabtu. Selain itu, anak petani Desa Kanreapia juga punya Sekolah Alam, yakni belajar di alam setiap hari Minggu.

Melalui Rumah Koran, anak-anak petani juga dapat belajar dua bahasa internasional yakni Bahasa Inggris dan Bahasa Arab setiap hari Minggu. “Bagi petani dewasa, Rumah Koran menjadi wadah gerakan menghapus buta aksara. Petani dapat belajar baca-tulis,” tambahnya.

Jamaluddin menegaskan, Desa Kanreapia adalah desa yang tengah bergerak menuju Desa Wisata, Kampung Organik dan Kampung Literasi yang dirintis melalui Rumah Koran dan Bumdes Kalpataru.

Laporan: M. Agung Riyadi/Villagerspost.com
Video: Rumah Koran

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *