Ubah Bencana Belalang Kembara Jadi Berkah | Villagerspost.com

Ubah Bencana Belalang Kembara Jadi Berkah

Dahsyatnya serangan belalang d Waingapu3 YouTube play
Waingapu, Villagerspost.com – Serangan belalang kembara (Locusta migratoria) kembali terjadi di Sumba Timur, dan dalam serangan kali ini, Kota Waingapu mendapatkan serbuan yang paling parah. Semua pihak pun berupaya memikirkan cara untuk memusnahkan gerombolan belalang ini.

Namun berbeda dengan yang lain, John Pangala, seorang warga Waingapu punya pemikiran yang berbeda. Daripada dimusnahkan, kenapa tidak dimanfaatkan sehingga bencana serangan belalang ini justru jadi berkah? John melihat justru belalang yang jumlahnya jutaan itu bisa jadi komoditas yang menghasilkan.

“Bukan bidang saya, saya berpikir kenapa belalang ini tidak dipandang sebagai komoditas? Jadi panen komoditas belalang. Belalang ini kemudian dijadikan pakan ternak, atau dijadikan tepung untuk campuran pakan. Belalang proteinnya saya kira tinggi. Dengan cara ini kita bisa pandang ini sebagai berkah!” ujarnya dalam pesan singkat yang diterima Villagerspost.com, Senin (19/6).

Karena itu John sangat menentang penggunaan pestisida dalam memusnahkan serangan belalang kembara ini. “Jadi jangan pakai bahan kimia!” tegasnya.

Permasalahannya, kata John, adalah bagaimana memanennya dan bagaimana menggolahnya? “Memanennya diberikan insentif pemanenannya dan juga ada jaminan pembelian yang menampungnya dan penggolahannya. Ini semua bisa dilakukan dengan dukungan pemerintah dengan mengunakan dana penanggulangan bencana. Idenya seperti program pemda DKI menangkap tikus. Pabrik pakan saya kira mau menampungnya. Jika ini bisa dilakukan saya kira bukan jadi masalah tapi berkah!” tegasnya sekali lagi.

Selain itu, kata John, belalang juga bisa dijadikan makanan konsumsi bagi manusia. Di daerah Gunung Kidul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta misalnya, kata John, belalang dikonsumsi masyarakat. Demikian pula di Thailand yang bahkan dijadikan bahan wisata kuliner.

Baik sebagai konsumsi untuk ternak, maupun manusia, belalang memiliki kandungan gizi yang cukup. Dalam 100 gram belalang mengandung Protein Kasar sebesar 2%. Lemak Kasar 0,8%, Karbohidrat 0,74%, Serat Kasar 1,7%. “Intinya belalang Kembara punya nilai nutrisi tinggi,” ujarnya.

Belalang Kembara juga punya nilai energi 179 kCal/100 gram. Belalang bentuk larva sampai dewasa bila dikonsumsi manusia nilai proteinnya 14-18 gram/100 gram. “Jadi sebenarnya ada penanggulangan yang ramah lingkungan. Jangan sekali-kali menggunakan pestisida karena pasti punya efek negatif bagi ternak/hewan, manusia dan lingkungan hidup,” pungkasnya.

Video: Novi Kristanti, warga Desa Lepuri, Waingapu, Sumba Timur

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *