Australia Selamatkan Empat Nelayan Indonesia | Villagerspost.com

Australia Selamatkan Empat Nelayan Indonesia

Nelayan tradisional NTT bersiap melaut. KIARA menduga ada motif mengail dana karbon biru dibalik kebijakan konservasi zona 0-4 mil. Kebijakan itu akan merugikan nelayan tradisional (dok. kiara.or.id)

Nelayan tradisional NTT bersiap melaut. KIARA menduga ada motif mengail dana karbon biru dibalik kebijakan konservasi zona 0-4 mil. Kebijakan itu akan merugikan nelayan tradisional (dok. kiara.or.id)

Jakarta, Villagerspost.com – Angkatan Laut Australia berhasil menyelamatkan empat nelayan Indonesia setelah terapung-apung selama delapan hari di perairan Laut Timor. Hal itu ditegaskan oleh Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson, di Jakarta, Kamis (14/1) kemarin.

Dalam siaran persnya, Grigson mengatakan, aksi penyelamatan ini merupakan salah satu bentuk kerjasama di sektor maritim antara Australia dan Indonesia. “Ini merupakan contoh yang sangat baik operasi Australia sehari-hari serta kerja sama Pemerintah Australia dan Indonesia. Kerja sama dalam matra maritim antara kedua negara kita semakin meningkat,” ujarnya.

Operasi penyelamatan itu sendiri dikoordinasikan oleh Otoritas Keselamatan Maritim Australia (AMSA), dengan dukungan dari Angkatan Perbatasan Australia (ABF), Angkatan Pertahanan Australia dan kapal nelayan Australia. Para nelayan telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan sehat. Para nelayan akan direpatriasi ke pelabuhan asal mereka, Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Paul Grigson mengapresiasi pada awak kapal nelayan Australia atas bantuannya dalam menjalankan misi dan visi atas kerjasama yang terjalin. “Kami berterimakasih kepada awak kapal nelayan Australia, Exodus, atas karya luhur mereka dalam membantu menyelamatkan jiwa para nelayan Indonesia di laut,” ujarnya.

Operasi penyelamatan bermula dari terlihatnya rakit yang ditumpangi para nelayan yang teromabng-ambing di Laut Timor oleh pesawat Dash 8 ABF pada Selasa malam, 12 Januari. Kemudian AMSA melakukan pengaturan agar pesawat ABF berikutnya memberikan perlindungan udara.

Pesawat kedua tersebut diperintahkan untuk tetap berada di udara sementara permintaan bantuan diajukan ke kapal nelayan Australia yang berada di dekatnya, AFV Exodus, untuk memberikan tanggapan dan menuju titik tersebut. Kapal AVX Exodus kemudian merapat ke titik lokasi temuan dan menyelamatkan empat nelayan Indonesia pada pagi, 13 Januari. (*)

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *