H-1 Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok Merangkak Naik | Villagerspost.com

H-1 Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok Merangkak Naik

Pedagang daging sapi segar di pasar tradisional (dok. jogjakarta.go.id)

Jakarta, Villagerspost.com – Harga-harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik selang sehari atau H-1 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Kenaikan harga komoditas pangan terjadi pada komoditas daging sapi, ayam, cabai dan bawang merah.

Harga daging sapi di beberapa wilayah di DKi Jakarta misalnya, hari ini, Kamis (14/6) terpantau mulai merangkak ke harga Rp150 ribu per kilogram dari semula Rp120 ribu. Kenaikan harga daging sapi ini terpantau terjadi sejak H-2.

Kenaikan harga daging sapi ini terbilang sedikit anomali karena Kementerian Pertanian telah menyatakan, pasokan daging sapi periode Mei-Juni aman. “Pasokan daging sapi surplus sebanyak 7.034 ton,” kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian, Ketut Diarmita, dalam siaran pers yang diterima Villagerspost.com.

Ketut mengatakan, kebutuhan daging sapi selama Ramadan dan Idul Fitri diperkirakan mencapai 116.339 ton. Kebutuhan itu dipenuhi lewat suplai daging lokal sebanyak 75.403 ton dan impor 47.970 ton, sehingga total pasokan daging mencapai 123.373 ton alias surplus 7000-an ton.

Kenaikan juga terjadi pada komoditas daging ayam yang merangkak di harga Rp40.000-Rp45.000 untuk ukuran berat 0,8-0,9 kilogram per ekor. Harga daging ayam memang bervariasi tergantung beratnya. Untuk ayam ukuran di bawah 0,8 kilogram, pedagang masih ada yang menjualnya di angka Rp38.000 per ekor. Kenaikan harga daging ayam, menurut para pedagang terjadi karena pasokan yang mulai tersendat.

Lonjakan cukup besar terjadi di harga komoditas cabai. Harga cabai merah besar melonjak ke angka Rp80 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp80 ribu. Cabai rawit merah juga naik ke angka Rp50.000/kg-Rp60.000 per kg dari sebelumnya Rp30.000 per kg. Sementara cabai keriting merah naik dari Rp40.000 per kg menjadi Rp50.000 per kg. Komoditas lain yang mengalami kenaikan adalah bawang merah yang naik dari Rp45.000 menjadi Rp50.000 per kilogram.

Meski harga-harga kebutuhan pokok naik, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menegaskan harga dan pasokan barang kebutuhan pokok terkendali menjelang Lebaran 2018. “Pada H-2 Lebaran, secara keseluruhan semua bahan pokok tersedia. Semua harga terkendali, tidak ada lonjakan-lonjakan yang berarti. Tidak hanya pada Lebaran tahun ini saja, pemerintah juga berkomitmen menjaga stabilitas harga hingga tahun depan,” kata Enggar.

Untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pangan, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemerintah daerah, Bulog, dan Satgas pangan. “Dengan stabilnya harga dan pasokan bapok saat ini, masyarakat dapat menyambut Lebaran dengan khusyuk dan suka cita,” pungkas Enggar.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *