Jokowi Minta Petani Kerja Keras Agar Lahan Perhutanan Sosial Bermanfaat | Villagerspost.com

Jokowi Minta Petani Kerja Keras Agar Lahan Perhutanan Sosial Bermanfaat

Penyerahan sertifikat penetapan hutan adat oleh Presiden Jokowi (dok. sekretariat kabinet)

Jakarta, Villagerspost.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan kepada masyarakat yang memperoleh SK IPHPS dan SK Kulin KK itu bekerja keras agar lahan-lahan yang sudah diberikan itu bermanfaat dan mensejahterakan semuanya, dengan jalan menjadikannya sebagai lahan yang produktif. “Silakan mau ditanami coklat silakan, ada yang disampaikan Pak Gubernur tanam iles-iles. Kalau cocok silakan, itu bagus untuk ekspor tapi harus dirawat,” ujar Jokowi, Senin (6/11).

Seperti diketahui, Presiden Jokowi kembali membagikan melalui surat keputusan (SK) Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHPS) serta SK Pengakuan dan Perlindungan Kemitraan Kehutanan (Kulin KK) sebanyak 2.890,65 hektare kepada 1.662 kepala keluarga (KK) di Desa Dungus, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Dalam kesempatan itu, Jokowi menegaskan, pemerintah memberika izin pemanfaatan hutan untuk jangka waktu 35 tahun.

Karena itu, dia berharap para petani bisa hidup lebih tenang karena sudah punya pegangan. “Izin yang dulunya setahun perpanjangan, dua tahun perpanjangan begitu, sekarang ini sudah 35 tahun,” ujar Jokowi.

Jokowi juga mengingatkan, sebagai presiden, dia akan terus mengawasi jalannya program pemanfaatan perhutanan sosial hingga mencapai target seluas 4,3 juta hektare. Dia mengaku tak segan untuk mencabut izin yang telah diberikan pemerintah kepada masyarakat yang menelantarkan hutan.

“Nanti saat kita cek tanah yang sudah diberikan ini produktif dan ditanami, menghasilkan, semakin itu produktif, semakin itu menghasilkan, bapak ibu akan kita siapkan lagi untuk diberikan tambahan lagi. Tapi tadi di depan janjian kalau tidak produktif, ditelantarkan, maka akan dicabut,” kata Jokowi.

Jokowi juga memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin mengembangkan usahanya. Ia menyebutkan, pemerintah juga telah memberikan kemudahan pinjaman dari sejumlah bank yang bekerja sama dengan pemerintah melalui program kredit usaha rakyat (KUR).

Namun dia juga mengingatkan jika masyarakat ada yang mau mengagunkan SK ke bank untuk modal usaha pertanian, agar dihitung dengan akurat sehingga dapat mengembalikan angsuran. “Yang mau mengambil kredit usaha rakyat (KUR) silakan. Di sini ada Dirut BNI, ada Dirut BRI, lalu Dirut Bank Mandiri juga ada. KUR itu bunganya 9% tahun ini dan tahun depan 7% itu per tahun ya. Kalau 9% per tahun itu berarti tidak ada 1% per bulan. Kalau kerja benar ya enteng, kalau kerja tidak benar maka pinjaman akan berat,” pungkas Jokowi. (*)

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *