Kapal Sapi Datang Lagi | Villagerspost.com

Kapal Sapi Datang Lagi

Menteri Pertanian Amran Sulaiman meninjau sapi-sapi yang diangkut kapal ternak KM Camara Nusantara I di Tanjung Priok (dok. pertanian.go.id)

Menteri Pertanian Amran Sulaiman meninjau sapi-sapi yang diangkut kapal ternak KM Camara Nusantara I di Tanjung Priok (dok. pertanian.go.id)

Jakarta, Villagerspost.com – Setelah gagal dalam misinya membawa sapi dari Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat dalam dua kali pelayarannya terdahulu, kapal khusus ternak KM Camara Nusantara I beraksi lagi. Pagi ini, Selasa (9/2) kapal yang merupakan bagian dari program tol laut itu berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Di lambungnya, terdapat sejumlah 299 ekor sapi dari 500 ekor yang dibawanya dari NTT dan NTB yang dikhususkan untuk konsumsi di Jakarta. Sementara sisanya sudah lebih dulu diturunkan di Subaya dan Cirebon. Untuk sapi yang turun di Surabaya sebanyak 33 ekor pada 6 Februari lalu, dan 168 ekor turun di Cirebon pada 8 Februari kemarin.

(Baca Juga: Mentan Jamin Kapal Ternak tak Lagi Hampa Muatan)

Menteri Pertanian Amran Sulaiman pun menyambut dengan sukacita kehadiran kapal ternak ini. Dia berharap, dengan kedatangan sapi-sapi ini akan bisa menekan harga daging di pasaran hingga mencapai Rp85.000-Rp90.000/kg. Beberapa waktu lalu, harga daging sapi di Jakarta sempat menembus Rp130.000/kg.

“Harga sapi sampai Jakarta Rp36.000 per kilo hidup. Saya minta harga daging bisa menjadi Rp85.000 per kilo di tingkat konsumen,” kata Amran seperti dikutip pertanian.go.id, Selasa (9/2).

Amran mengatakan, kedatangan kapal ternak ini untuk menunjukkan bahwa daging lokal bisa memenuhi kebutuhan daging sapi di Jakarta. “Minimal kita tunjukkan daging dari daerah bisa ke sana, kita baru mulai, nggak bisa satu hari selesai, butuh waktu. Sambil sektor peternakan kita benahi sehingga bisa menekan kebutuhan impor,” ujarnya.

Jenis ternak yang diangkut KM Camara Nusantara I adalah 300 ekor sapi bali yang diangkut dari pelabuhahn Tenau, Kupang dan 200 ekor sapi Sumba Ongole yang diangkut dari pelabuhan Waingapu. Sapi yang tiba di Jakarta ini akan dipasarkan oleh Perum Bulog, PD Dharma Jaya, dan PT Berdikari dengan harga Rp85.000/kg di tingkat konsumen.

Berdasarkan rekapitulasi data pengajuan Shipping Instruction sampai akhir Januari 2016 lalu, terdapat 13 perusahaan yang telah mengajukan permintaan untuk menggunakan kapal khusus ternak dengan jumlah ternak keseluruhan 1.063 ekor

Kapal ternak merupakan gagasan besar dari Presiden RI Joko Widodo yang menghendaki adanya tol laut, diharapkan kapal ternak ini dapat merealisasikan efisiensi biaya dan waktu. Selain itu gagasan besar dari Presiden RI ini diharapkan dapat dikembangkan kepada alur distribusi komoditas lainnya bukan hanya sapi.

Mentan lebih lanjut menegaskan harapannya terhadap ide kapal khusus ini, yakni terdapat perubahan struktur pasar dikemudian hari. “Diharapkan harga pasar dari hulu ke hilir tidak terlalu jauh, dan semua pelaku baik di petani, peternak dan pedagang berikut konsumen semuanya mendapatkan keuntungan,” pungkas Amran. (*)

Ikuti informasi soal kapal ternak >> di sini <<

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *