Kemendag Gelar Pameran Pangan Nusantara | Villagerspost.com

Kemendag Gelar Pameran Pangan Nusantara

Salah satu stand darah da,lam pameran pangan nusantara (jogjaprov.go.id)

Salah satu stand darah dalam pameran pangan nusantara (jogjaprov.go.id)

Jakarta, Villagerspost.com – Untuk meningkatkan akses pasar dan daya saing sekaligus cinta dan bangga produk dalam negeri, Kementerian Perdagangan kembali menggelar Pameran Pangan Nusa dan Pameran Produk Dalam Negeri (PPN PPDN). Pameran itu digelar di Jambi pada 4-7 Agustus 2016.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Srie Agustina mengatakan, pameran PPN PPDN ditujukan untuk memotivasi generasi muda agar dapat meningkatkan kecintaan dan kebanggaan terhadap produk dalam negeri melalui visualisasi, serta peragaan produk-produk unggulan nasional yang berkualitas. Dalam pameran ini, Kemendag memfasilitasi 125 pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

Mereka berasal dari 12 provinsi di Indonesia, yaitu Maluku Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Maluku, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Papua Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Jawa Barat, dan Banten. Ada pula yang berasal dari kabupaten/kota di wilayah Jambi dan daerah lainnya. Sejak tahun 2006 hingga 2015, PPN PPDN telah memberikan peluang kepada sekitar 3 ribu pelaku usaha untuk menghadirkan ragam pangan dalam kemasan, kuliner nusantara, serta produk dalam negeri potensial.

“Kami mendorong kemitraan antara pelaku UKM dengan pengusaha besar sehingga jaringan pemasaran produk lokal tidak hanya terbatas di regional saja, melainkan juga meluas secara nasional,” ujar Srie dalam siaran pers yang diterima Villagerspost.com, Jumat (5/8).

Selama 2006-2015 itu juga telah diraih pencapaian total transaksi sebesar Rp19,5 miliar. Rata-rata jumlah pengunjung antara 70 ribu sampai 290 ribu orang dalam empat hari pelaksanaan pameran tiap tahunnya. Potensi daerah, tutur Srie, harus terus dikembangkan.

Produk-produk lokal, tambah Srie, harus ditumbuhkan. “Potensi sumber daya alam di daerah yang belum diolah maksimal diharapkan juga bisa lebih dikembangkan sehingga dapat meningkatkan perekonomian daerah. Dengan demikian, wirausaha baru yang kompeten juga bisa bertumbuh dan tercipta lapangan pekerjaan,” lanjut Srie.

Fasilitasi yang disediakan bagi para peserta PPN PPDN kali ini yaitu 111 gerai untuk mempromosikan produk terbaiknya, yang terdiri dari 56 stan PPN dan 55 stan PPDN. Ada pula 14 stan lainnya yang digunakan untuk promosi produk kuliner khas Jambi. Di samping itu, kerja sama juga dilakukan dengan pihak perbankan untuk mempermudah akses pembiayaan bagi pelaku usaha dalam bentuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro.

Dalam pameran ini, dihadirkan Bank BRI sebagai salah satu bank penyalur KUR untuk lebih mendekatkan dengan pelaku usaha. Pada kesempatan ini, Srie mewakili Kemendag, juga menyalurkan fasilitasi sarana dagang sebagai upaya mendorong pengembangan usaha mikro. Bantuan yang diberikan kepada Kota Jambi yaitu sebanyak 50 unit gerobak dagang, 100 unit sepeda jamu, dan 100 unit tenda jualan. Sedangkan kepada Kabupaten Sarolangun diberikan 50 unit tenda jualan dan 50 unit coolbox.

Selain stan para peserta pameran, PPN PPDN Regional 2016 di Jambi juga diramaikan stan tematik yang menjadi etalase produk potensial dalam negeri. Stan tematik PPN menampilkan pemenang kompetisi pengembangan perangkat lunak Hackathon, yaitu limakilo.id, yang menyosialisasikan digitalisasi perdagangan komoditas pangan pokok melalui sistem online.

“Hal ini ditujukan agar konsumen dapat membeli pangan pokok dengan harga yang lebih murah,” ujar Srie.

Kegiatan penunjang pameran lainnya juga tak ketinggalan, seperti Lomba Masak Makanan Minuman Khas Daerah yang bertujuan mengembangkan potensi makanan daerah. Pesertanya yaitu 20 tim yang berasal dari penggerak PKK Kota Jambi, 1 tim dari Kota Sungai Penuh, dan 5 tim dari Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Utara.

Pameran ini juga menghadirkan Forum Dagang yang digelar pada 5 Agustus 2016 di Hotel Ratu, Jambi. Forum Dagang ini bertujuan meningkatkan transaksi domestik melalui fasilitasi pertemuan para pelaku usaha (pemasok dan pembeli) dari berbagai provinsi, yaitu Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, dan Papua Barat.

Setelah Kota Jambi, PPN PPDN Regional 2016 akan menyambangi Kota Bengkulu dan Kota Banyuwangi. Adapun PPN PPDN Nasional 2016 akan dilaksanakan pada 17-20 November 2016 di Jakarta. (*)

Ikuti informasi terkait pangan >> di sini <<

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *