Kemendesa PDTT Gelar Pelatihan Hidroponik Bagi Warga Desa Wonosari | Villagerspost.com

Kemendesa PDTT Gelar Pelatihan Hidroponik Bagi Warga Desa Wonosari

Sayuran yang ditanam di instalasi rangkaian styrofoam (villagerspost.com/suharjo)

Jakarta, Villagerspost.com – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) menggelar pelatihan budidaya sayuran secara hidroponik bagi 30 warga masyarakat di Desa Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta. Pelatihan yang dilaksanakan pada tanggal 24-28 Agustus itu dilaksanakan oleh Balai Besar Latihan Masyarakat (BBLM) Yogyakarta.

Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bentuk kepedulian Kemendes PDTT kepada masyarakat. “Kami memiliki balai-balai yang siap memberikan pelatihan untuk warga yang membutuhkan. Seperti di Yogyakarta ada Balai Besar Latihan Masyarakat yang siap membantu untuk pengembangan prukades di wilayah Yogya dan sekitarnya,” kata Eko dalam siaran pers yang diterima Villagerspost.com, Rabu (29/8).

Kepala Balai Besar Latihan Masyarakat BBLM Yogyakarta Erlin Chaerlinatun saat membuka acara tersebut mengutarakan, kegiatan ini terlaksana atas permintaan Bupati Gunung Kidul kepada Mendes PDTT saat Mendes hadir dalam acara Rembuk Nasional di Gunung Kidul. Pelatihan yang dilakukan di Dusun Gadungsari, Desa Wonosari ini juga digelar lantaran adanya antusiasme warga yang dikomandani oleh Ibu-Ibu PKK yang menginginkan kegiatan untuk kemajuan desanya.

“Saya sangat mengapresiasi kepada Ibu Bupati. Berkat permintaan beliau langsung kepada Bapak Menteri Desa PDTT, ketika acara Rembuk Nasional, Pak Menteri langsung mendelegasikan kepada BBLM Yogyakarta untuk menindaklanjuti dengan pelatihan hidroponik ini,” ungkapnya.

Materi yang diberikan dalam kegiatan tersebut berupa teori dan praktik. Teori yang diberikan adalah pengantar/pengenalan hidroponik, manfaat budidaya secara hidroponik, pengenalan alat dan bahan hidroponik. Kemudian teori tentang macam-macam sistem hidroponik dari yang sederhana sampai bentuk instalasi, meracik dan mencampur nutrisi hidroponik, pengendalian hama terpadu, dan packaging.

Sedangkan materi praktik antara lain penyemaian, meracik dan mencampur nutrisi, pembuatan sistem hidroponik wick system, pembuatan instalasi penyemaian, pembuatan instalasi peremajaan, dan packaging.

Bupati Gunung Kidul Hj. Badingah yang juga hadir dalam kegiatan tersebut berharap peserta pelatihan dapat memanfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya. “Saya sangat berterimakasih atas pelatihan yang diberikan oleh BBLM Yogyakarta kepada ibu-ibu PKK di Wonosari. Jika masih ada pelatihan lain, kami minta untuk diadakan di Gunung Kidul,” ujarnya.

“Dengan pelatihan yang diberikan oleh BBLM ini maka bila nanti sudah berhasil dan siap panen, ini akan membuat Mendes PDTT akan mau berkunjung kembali ke daerah mereka untuk melakukan panen hasil latihan hidroponik ini,” tambah Badingah.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *