Kemendesa Tentukan Penggunaan Dana Desa untuk Empat Hal Ini | Villagerspost.com

Kemendesa Tentukan Penggunaan Dana Desa untuk Empat Hal Ini

Penggunaan dana desa untuk pembangunan infrastruktur (dok. kementerian dalam negeri)

Penggunaan dana desa untuk pembangunan infrastruktur (dok. kementerian dalam negeri)

Jakarta, Villagerspost.com – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi telah menentukan, dana desa pada tahun 2017 dapat digunakan untuk empat hal. Pertama, adalah untuk infrastruktur. Kedua, untuk pelayanan sosial dasar. Ketiga, pengembangan ekonomi dan keempat pemberdayaan dan pelatihan.

Hal tersebut dikatakan Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kemendesa PDTT Ahmad Erani Yustika saat Roadshow Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, di Bandung, Jawa Barat, Rabu (14/12). Selain di Jawa Barat, roadshow ini akan berlangsung di empat provinsi lain, yaitu Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

Sosialisasi Dana Desa tahun 2017 ini sekaligus memperkuat konsolidasi dengan pemerintah daerah. “Tahun 2017, bagi desa yang masih tertinggal, untuk bidang infrastruktur silakan dilanjutkan. Kedua, pelayanan sosial dasar, seperti akses air bersih, sanitasi, listrik, dan PAUD. Ketiga, pengembangan ekonomi untuk membuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Keempat, pemberdayaan dan pelatihan,” kata Erani.

Untuk pelayanan sosial dasar dan kemudahan akses, lanjut Erani, pada 2017 mendatang aparat desa diperbolehkan untuk membeli ambulans desa. Sedangkan untuk pengembangan ekonomi lokal, program kolaborasi BUMDes dan Koperasi dinilai dapat mendorong pergerakan ekonomi desa.

Pencairan DD tahap pertama tahun 2017 direncanakan akan disalurkan pada bulan Maret. Nilainya meningkat menjadi Rp60 triliun. Peningkatan juga akan dilakukan di tahun 2018, yakni menjadi Rp120 triliun sehingga tiap desa akan mendapat sekitar Rp1,5 miliar.

Dalam kesempatan itu, Erani juga mengapresiasi penyerapan dana desa di Provinsi Jawa Barat yang mencapai 99%. Empat kabupaten masuk kategori penyerapan 100%, yaitu Kabupaten Kuningan, Cirebon, Bandung Barat dan Pangandaran. Sedangkan empat kabupaten yang perlu terus digenjot lagi yaitu Kabupaten Sukabumi, Majalengka, Subang, dan Banjar.

Penyaluran dana desa di Jawa Barat tahun 2016 mencapai Rp3,56 triliun. Dana tersebut dialokasikan ke lebih dari 5300 desa. “Kami terus mengimbau perangkat desa untuk disiplin membuat laporan realisasi penggunaan Dana Desa. Harus sesuai jadwal,” tegasnya.

Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mizwar juga turut mengapresiasi upaya Kemendesa PDTT dalam mensosialisasikan penggunaan dana desa 2017 ini. “Roadshow Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa ini dapat memberikan dampak dalam peningkatan efektifitas penggunaan Dana Desa di Jawa Barat. Kita berharap Dana Desa dapat semakin mensejahterakan warga dan memandirikan desa,” ujarnya.

Ikuti informasi terkait dana desa >> di sini <<

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *