Khatam Al Quran dan Doakan Kelestarian Lingkungan | Villagerspost.com

Khatam Al Quran dan Doakan Kelestarian Lingkungan

Para santri Pondok Pesantren Aulia Cendekia di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Sumatera Selatan mengaji bersama dalam menyambut bulan Ramadhan dan musim kemarau pada acara Sinar Mas Mengaji di Sumatera Selatan. (dok. istimewa)

Palembang, Villagerspost.com – Bersiap menyongsong bulan Ramadan sekaligus mengantisipasi tibanya musim kemarau di Sumatera Selatan, para santri Pondok Pesantren Aulia Cendekia di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami mengisi waktu dengan mengaji bersama hingga khatam. “Para santri dan santriwati mendoakan agar kelestarian lingkungan tetap terjaga dan kebakaran lahan tidak meluas, khususnya di musim kemarau. Hal ini dapat tercapai melalui kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, dan juga perusahaan,” kata Managing Director Sinar Mas Saleh Husin, di Palembang, Senin (9/4).

Sejak tahun lalu, Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas memberikan dukungan bagi komunitas sekitar melalui wakaf 1.500 mushaf Al Quran, 500 Juz Amma, serta 2.500 buku tulis. Selain itu, APP Sinar Mas juga turut mencegah karhutla, termasuk di wilayah pesantren.

Bantuan tersebut berupa mobil pemadam di desa-desa, buku edukasi tentang karhutla, serta dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan masyarakat, seperti doa sejuta alfatihah dan selawat agar tidak terjadi karhutla. “Kami amat mengapresiasi dukungan yang selama ini diberikan APP Sinar Mas, khususnya kegiatan mengaji ini. Kami berharap kegiatan ini dapat berlangsung setiap tahun,” ungkap KH Hendra Zainuddin, Pimpinan Pondok Pesantren Aulia Cendekia.

Sinar Mas melalui pilar usahanya, APP Sinar Mas, menempatkan kegiatan wakaf ke dalam program corporate social responsibility (CSR) yang mengedepankan produk dan merek andalannya. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk memperkuat penggunaan produk dalam negeri. ‘Program Wakaf Quran adalah wahana bagi kami guna mengamalkan nilai-nilai kebaikan, kepedulian, serta semangat saling berbagi dan silaturahim dengan sesama,” ujar Saleh Husin.

Kertas Al Quran yang diwakafkan dicetak menggunakan kertas premium Sinar Tech, atau lebih dikenal sebagai Quran Paper (QPP). Kertas premium tersebut dikembangkan secara khusus oleh unit industri APP Sinar Mas, Indah Kiat Pulp & Paper di Tangerang, guna mencetak kitab suci dan buku keagamaan.

Kertas ini telah mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia karena bahan baku dan proses produksinya memenuhi kaidah kehalalan. Hingga 90 persen produksinya diekspor ke berbagai negara di Asia dan Afrika.

Sejak tahun 2008, melalui program Wakaf Al Quran tersebut, Sinar Mas telah mendonasikan lebih dari 650.000 mushaf Al Quran, buku panduan membaca Al Quran atau Juz Amma, serta Al Quran Braille bagi tunanetra. Donasi tersebut disalurkan baik melalui mitra maupun pilar usaha Sinar Mas yang tersebar di berbagai wilayah. “Melalui program ini, kami berharap dapat turut mendukung pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan Al Quran di tanah air,” ujar Saleh.

Saleh menambahkan, kesadaran terhadap kelestarian lingkungan yang digaungkan oleh Pondok Pesantren Aulia Cendekia menginspirasi pihaknya untuk melakukan hal yang serupa, salah satunya melalui program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) yang diinisiasi APP Sinar Mas. Progam DMPA memungkinkan perusahaan memberdayakan masyarakat di dalam dan di sekitar konsesi, yang dikombinasikan dengan upaya pelestarian lingkungan sekitar.

Melalui program tersebut, APP Sinar Mas memberdayakan masyarakat untuk bercocok tanam hortikultura (sayur mayur, buah-buahan) dan tanaman pangan, serta mengembangkan peternakan, perikanan, dan olahan makanan, baik untuk konsumsi sendiri atau dijual. APP Sinar Mas memfasilitasi hal tersebut dari hulu hingga ke hilir, mulai dari penyediaan alat, benih, pendampingan, hingga bantuan pemasaran produk

Program yang diinisiasi pada penghujung 2015 tersebut kini telah menjangkau 191 desa di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat, serta melibatkan hingga 13.814 kepala keluarga sebagai penerima manfaat.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *