KPCH Indramayu: La Nina Melemah, Panen Raya Tetap Harus Waspada | Villagerspost.com

KPCH Indramayu: La Nina Melemah, Panen Raya Tetap Harus Waspada

Anggota Kelompok Pengukur Curah Hujan (KPCH) Indramayu, melakukan pengukuran curah hujan (dok. villagerspost.com/tarsono)

Indramayu, Villagerspost.com – Para petani anggota Kelompok Pengukur Curah Hujan (KPCH) Indramayu kembali mendapatkan skenario musiman cuaca per Sabtu (10/3), dari Prof. Sue Walker. Saat ini La Nina melemah dan kondisi netral kembali berlangsung pada bulan Maret-April-Mei 2018. Akan terjadi curah hujan yang lazim berlangsung dalam musim yang normal (Dikirim oleh Rhino-UI).

Ketika mendapatkan, kiriman skenario musiman atau prediksi curah hujan, para anggota Kelompok Pengukur Curah Hujan Indramayu langsung melihat data probabilitas masing-masing anggota yang sudah mengukur curah hujan selama hampir delapan tahun. Berikut data probabilitas masing zona:

Pertama, Zona Barat Utara meliputi wilayah Kecamatan Sukra, Patrol, Anjatan, Kandang Haur, prediksi curah hujan berdasarkan data dari anggota KPCH Abas, untuk bulan Maret kondisi Netral/Normal curah hujan mencapai 120 milimeter sampai 180 milimeter. “Pada bulan April, curah hujan antara 130 milimeter sampai 185 milimeter. Bulan Mei 50 milimeter sampai 115 milimeter,” ujar Abas, kepada Villagerspost.com, Minggu (11/2).

Untuk Zona Barat-Selatan, meliputi kecamatan Gabus Wetan, Haurgelis, Gantar, Kroya, prediksi bulan Maret dilihat dari data probabilitas, anggota KPCH Darmin, curah hujan mencapai antara 85 milimeter sampai 210 milimeter. Bulan April, curah hujan mencapai antara 60 milimeter sampai 170 milimeter. “Sementara, bulan Mei mencapai antara 50 milimeter sampai 65 milimeter,” terang Darmin.

Zona Timur-Selatan meliputi wilayah kecamatan Widasari, Jatibarang, Lelea, Bangodua, untuk prediksi curah hujan bulan Maret, berdasarkan data anggota KPCH Yusup, curah hujan mencapai antara 150 milimeter sampai 200 milimeter. “Bulan April curah hujan mencapai antara 145 milimeter sampai 220 milimeter. Bulan Mei antara 55 milimeter sampai 75 milimeter,” ujarnya.

Zona Timur-Utara meliputi wilayah Kecamatan Balongan, Indramayu, Lohbener, Cantigi, Arahan, untuk prediksi curah hujan dilihat data milik Condra, curah hujan bulan Maret mencapai antara 130 milimeter sampai 185 milimeter. Bulan April curah hujan mencapai antara 110 milimeter sampai 145 milimeter. Bulan Mei antara 40 milimeter sampai 80 milimeter.

Berdasarkan data ini KPCH Indramayu merekomendasikan, jika skenario musiman atau prediksi curah hujan kondisi netral/normal, curah hujan untuk zona Barat-Selatan dan Zona Timur-Selatan untuk bulan Maret-April, masih cukup banyak hujan. “Untuk wilayah yang masih ada kegiatan panen raya sebaiknya perlu kewaspadaan jika jemur padi khawatir masih banyak hujan,” ujar Condra.

Selain itu, kata dia, perlu diingat untuk musim tanam kedua atau gadu tanam padi, sebaiknya dilakukan lebih awal untuk Zona Barat-Selatan. “Terlebih jika areal tadah hujan yang mengandalkan curah hujan saja. Dan dikhususkan yang tadah hujan, sebaiknya menanam tanam varietas genja (umur pendek). Perlu juga sistem nyerong atau bikin persemaian sebelum dipanen,” pungkasnya.

Laporan/Foto: Tarsono, Petani Muda Pengamat Cuaca Indramayu, Jurnalis Warga untuk Villagerspost.com

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *