Mentan Ajak Anak Muda Terjun ke Pertanian | Villagerspost.com

Mentan Ajak Anak Muda Terjun ke Pertanian

Mentan Amran Sulaiman melaksanakan panen jagung (dok. kementerian pertanian)

Jakarta, Villagerspost.com – Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengajak anak muda untuk terjun ke sektor pertanian. Dia mengatakan, salah satu sektor yang mampu mendongkrak perekonomian Indonesia beberapa waktu belakangan adalah dari sektor pertanian. Hal ini ditunjukkan dengan Untuk triwulan II-2017 ini, sektor pertanian dalam arti luas menyumbang sebanyak 13,92%, sementara pada triwulan-I 2017 kontribusinya 13,59%.

Untuk menjaga trend positif ini, kata Amran, selain sentuhan teknologi, tentunya diperlukan adanya regenerasi untuk melanjutkan usaha pertanian. Karena itulah, Amran mengajak golongan muda untuk mengawal keberhasilan ini serta terjun langsung ke sektor pertanian. “Kita punya kebijakan, ngolah tanah pakai mesin, panen pakai mesin, tanam pakai mesin, semua pakai mesin,” kata Amran, saat memberikan kuliah umum di hadapan mahasiswa Universitas Palangka Raya, Selasa (15/11).

Dia mengatajan, sejauh ini, kementerian yang dipimpinnya, telah mampu mengajak ratusan ribu pemuda untuk terjun ke industri pertanian. Meski begitu, kata Amran, dia tak bosan untuk terus mengajak anak-anak muda, khususnya mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mengembangkan pertanian. Amran memotivasi mahasiswa yang hadir agar mampu menjadi tulang punggung harapan bangsa Indonesia. “Negeri ini milik kita semua, kalian yang akan melanjutkan”, ujarnya.

“Spirit itu jauh lebih penting, anda harus konsisten, anda harus kerja keras. Mau sukses? Harus jujur, disiplin, dan kerja keras. Jangan tinggalkan ruangan ini sebelum mindset harus dibongkar. Pelaut ulung lahir lahir di ombak besar, bukan di kolam renang yang kecil,” tegas Amran.

Selain memberikan kuliah umum, dalam kesempatan itu, Amra juga mengucurkan bantuan sebesar Rp100 miliar untuk pengembangan 50.000 hektare tanaman jagung. Amran juga memberikan bantuan berupa lima unit traktor roda empat, dan empat unit alat panen jagung, kepada petani di Kabupaten Barito Utara.

Amran meminta Kabupaten Barito Utara, untuk fokus kembangkan tanaman jagung. “Saya sudah lihat dari udara tadi dengan Gubernur, ketika mau kesini,” ujar Mentan sesaat setelah mendarat dengan helikopter di Desa Batu Raya I, Kecamatan Gunung Timang, Barito Utara.

Dalam kesempatan itu, Amra juga melakukan dialog dengan petani di Kabupaten Barito Utara. Amran menanyakan berbagai bantuan pemerintah yang sudah diterima, apakah dapat membantu usaha petani. Amran juga mendapatkan laporan harga jagung yang cukup baik ditingkat petani kabupaten Barito Utara, sekitar Rp3.000 hingga Rp3.200/kg.

“Saya meminta seluruh aparatur daerah melalui Forkopimda (forum komunkasi pimpinan daerah-red) agar bersinergi mengawal, kegiatan yang difokuskan kepada petani dan masyarakat ekonomi lemah,” pinta Amran.

Dalam kesempatan itu, Bupati Barito Utara Nadalsyah, dalam laporannya menyampaikan, program upaya khusus padi, jagung, kedelai (upsus pajale) sangat menggairahkan petani Barito Utara. “Sejak beberapa waktu belakangan harga karet turun, petani berpindah pada tanaman jagung, dan semua merasa puas bahkan saat ini petani barito sudah bisa jalan-jalan dan berbelanja perhiasan,” ujar Nadalsyah.

Kabupaten Barito Utara, memiliki lahan pertanian sekitar 47.000 hektare yang terdiri dari sawah irigasi, tadah hujan dan tegalan, sedang optimalisasi lahan ada sekitar 212.000 hektare. Meski begitu, selama ini kebutuhan pangan terutama beras dipasok dari wilayah tetangga, provinsi Kalimantan Selatan.

Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, dalam sambutannya, meminta semua aparatur pimpinan daerah, sungguh-sungguh bekerja sama untuk rakyat, tindak semua oknum yang merugikan rakyat. “Apa itu pupuk, gas atau apa saja,” tegasnya.

Sugianto juga meminta agar alat mesin pertanian bantuan Kementan jangan sampai dibiarkan menganggur. “Harus segera dioptimalkan di lahan petani,” tegas Sugianto.

Sementara itu Anggota Komisi IV DPR dari daerah pemilihan Kalteng Hamdani, menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat tani Indonesia, agar mendukung program pemerintah untuk mensejahterakan ekonomi petani. “Saya dan seluruh teman anggota komisi IV DPR terus mendukung program upsus pajale,” tegasnya. (*)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *