Semangat Pertanian Organik Pemuda Lambanapu | Villagerspost.com

Semangat Pertanian Organik Pemuda Lambanapu

Pemuda Lembanapu mengikuti materi uji kadar mineral pupuk organik dan non organik dalam pelatihan pertanian organik (dok. villagerspost.com/rahmat adinata)

Sumba Timur, Villagerspost.com – Semangat para petani di Sumba Timur untuk mengembangkan pertanian organik terus menggelora. Tak hanya di kalangan kaum bapak-ibu, tetapi juga di kalangan anak-anak muda. Sabtu (12/5) lalu, sejumlah 33 orang pemuda di Lambanapu, tampak antusias dan bersemangat mengikuti pelatihan tentang pertanian organik.

Pelatihan pertanian organik tersebut dilaksanakan di Gereja Kristen Sumba (GKS) Lambanapu. Acara tersebut digagas oleh Stube HEMAT Sumba,dengan tema “Keunggulan Pertanian Organik bagi Manusia Dan Lingkungan”

Belajar mengenali ragam jenis tanaman dan manfaatnya bagi ekosistem (dok. villagerspost.com/rahmat adinata)

Sedangkan pemateri dihadirkan dari Ikatan Petani Pengendali Hama Terpadu Indonesia (IPPHTI) distrik Simba yaitu Fazrin Rizky Organik dan Markus Dendu Ngara. Kedua pemateri tersebut adalah petani sekaligus peneliti dan pemandu petani untuk wilayah Pulau Sumba.

Materi pelatihan yang disampaikan para pembicara antara lain soal ekosistem, uji kadar mineral dalam pupuk organik dan non organik, dan pembuatan nutrisi ternak organik. Kemudian ada pula materi terkait seleksi benih padi sehat pola SRI. Para peserta pun menyambut antusias pelatihan ini, khususnya terkait materi tentang memahami ekosistem.

Belajar mengamati rumput per luasan 1 meter persegi (dok. villagerspost.com/rahmat adinata)

Dalam konteks pertanian organik, menjaga keseimbangan alam memang sangat penting. Dengan mempelajari ekosistem, petani akan belajar untuk mengembalikan harkat dan martabat tanah sebagai rahim bumi, dimana tanah tidak dibombardir dengan pemberian pupuk kimia, atau pestisida kimia, yang merusak keseimbangan alam.

“Materi pembelajaran ekosistem sangat penting bagi pemula yang ingin memperdalam pertanian organik. Sebab di situ ada proses terjadinya penyadaran tentang alam ini, yang didapat oleh peserta,” kata Markus Dendu Ngara.

Laporan/Foto: Rahmat Adinata, Praktisi Pertanian Organik, Anggota Gerakan Petani Nusantara, Jurnalis Warga untuk Villagerspost.com

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *