Tanggul Sungai Pemali Kritis | Villagerspost.com

Tanggul Sungai Pemali Kritis

Air sungai Pemali, Brebes, Jawa Tengah meluap mengancam Desa Sidamulya (dok. villagerspost.com/suharjo)

Muka air sudah melewati batas aman (dok. villagerspost.com/suharjo)

Kepala desa Sidamulya bersama warga bergotong royong membangun tanggul sementara (dok. villagerspost.com/suharjo)

Para pemuda ikut bahu membah membangun tanggul sementar agar banjir tidak melanda desa (dok. villagerspost.com/suharjo)

Brebes, Villagerspost.com – Tanggul sungai Pemali, yang melewati Desa Sidamulya, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, saat ini berada dalam kondisi kritis. Kepala Desa Sidamulyo, Hadi Darnoto, ada tiga titik yang kritis yang melewati Desa Sidamulya. “Titik paling kritis berada berada di RW 03, kondisi tanggun longsor,” kata Hadi, kepada Villagerspost.com, Selasa (13/2).

Mengantisipasi jebolnya tanggul karena debit air hampir meluap, para pemuda yang tergabung dalam Generasi Muda Bergerak untuk Gemilang (Gubug) dan warga RW 07 bersama aparat Desa Sidamulya melakukan kerja bakti pembuatan tanggul sementara. “Ini untuk mengantisipasi luapan air sungai Pemali yang sudah sampai pada bibir tanggul,” tambah Hadi.

Pembuatan tanggul sementara ini dilakukan karena bibir tanggul yang longsor akibat gerusan arus air sungai Pemali yang deras. Hadi sendiri mendapat laporan dari seorang pemuda yang melapor ke aparat desa dan aparat desa menindak lanjutin laporan tersebut. “Saat diinspeksi, hampir setengah tanggul sudah longsor dan air mulai naik jadi kita segera ke permukaan tanggul,” tegas Hadi.

Kepala desa pun menggerakkan warga sekitar yaitu RW 07 untuk kerja bakti. Seorang pemuda yaitu Imam Syafii, koordinator lapangan Gubug langsung menginformasikan kepada pemuda-pemudi untuk segera merapat untuk kerja bakti melalui Group WA Gubug dan informasi, serta mengajak masyarakat untuk kerja bakti.

Laporan/Foto: Suharjo, Petani Muda, Anggota Gerakan Petani Nusantara, Jurnalis Warga untuk Villagerspost.com

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *