The Local Enablers, Mengaktifkan Jaringan UMKM di daerah | Villagerspost.com

The Local Enablers, Mengaktifkan Jaringan UMKM di daerah

Anak-anak muda pengusaha UMKM Binaan The Local Enablers (dok. dwi purnomo)

Jakarta, Villagerspost.com –¬†Saat ini terdapat komunitas yang bergerak untuk mengembangkan Usaha Mikro, kecil, Menengah (UMKM) di berbagai daerah. Di Jawa Barat, komunitas yang mulai dikenal adalah The Local Enablers.

The Local Enablers merupakan komunitas yang menggunakan metode design thinking untuk membantu UMKM mengembangkan produk sederhana dengan model bisnis yang menarik. Design thinking adalah metode desain dengan pendekatan berbasis solusi dengan maksud berusaha memecahkan masalah.

Komunitas ini digerakkan oleh Dr. Dwi Purnomo dari Universitas Padjadjaran. Pakar design thinking ini mendapati bahwa pendekatan tersebut dapat diterapkan untuk meningkatkan bisnis UMKM.

Pada acara Indonesia Development Forum 2018, di Jakarta (11/07) lalu, Dwi mengungkapkan, setiap tahapan yang dilakukan oleh The Local Enablers ini tercatat secara ilmiah. “Selama ini kelemahan UMKM adalah dalam hal literasi keuangan dan pengambilan keputusan berdasarkan data,” ujarnya.

Untuk itu, The Local Enablers menyiapkan beberapa usaha rintisan atau startup yang khusus mengakselerasi UMKM, di antaranya adalah membuatkan desain untuk UMKM, menyiapkan teknologi IT mencakup pembuatan website, menghasilkan konten yang bagus, dan program literasi keuangan. “Hal ini membantu UMKM untuk dapat tetap fokus dalam produksi dan menjaga kualitas produk yang dihasilkan,” papar Dwi.

Beberapa produk yang dikembangkan oleh The Local Enablers antara lain adalah Eggy, produk telor asin rasa pedas yang berhasil memberdayakan ratusan peternak telur bebek di daerah-daerah marjinal. Produk Eggy dikembangkan oleh Benny Nainggolan dengan modal bisnis awal senilai Rp6 juta yang ia dapatkan dari Unpad.

Selain itu, ada juga Amorina yang merupakan produk spirulina yang digunakan untuk mengaktifasi daerah-daerah yang lahannya kosong. Produk lainnya yang menarik adalah Fruits Up yang dikembangkan oleh tiga orang yaitu Bambang Bayu Febbyanto, Gian Rizky Pratama, dan Mahadyansahi.

Produk ini merupakan puree mangga yang dikemas dalam botol. Ide membuat produk ini didapatkan setelah melihat banyaknya mangga yang melimpah setiap musim panen, dan banyak yang tidak terjual.

The Local Enablers terdiri dari anak muda dari 78 usaha yang memiliki kreativitas dan mengaktifkan daerah di sekitarnya. Keberadaan komunitas ini, aku Dwi, memberikan dampak positif bagi ribuan UMKM di daerah-daerah tempat komunitas ini berada.

“Terdapat tahapan yang dilakukan oleh anak muda-anak muda ini dalam berproses mendampingi UMKM dan mengembangkan usahanya,” kata Dwi.

Tahapan tersebut di antaranya adalah melakukan observasi, mengamati dan menyelami sudut pandang dari suatu daerah, mencari pembeda dengan melakukan value proposition, mencari momentum dan melakukan pivot.
Dwi Purnomo menemukan bahwa orang-orang yang memiliki usaha perlu didampingi untuk dapat menghasilkan usaha yang berkelanjutan.

“Sekarang, The Local Enablers juga memiliki unit koperasi yang diberi nama Coop yang bergerak sebagai koperasi untuk menumbuhkan UMKM di daerah,” pungkas Dwi.

Laporan: Hesti Albastari/Villagerspost.com

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *