Usung Regenerasi Petani, Twelve’s Organic Gelar Diskusi Organic Now! For The Future | Villagerspost.com

Usung Regenerasi Petani, Twelve’s Organic Gelar Diskusi Organic Now! For The Future

Maya Stolastika (kiri), bersama rekannya Herwita Rosalina di kebun Twelve’s Organic. Mereka mengembangkan komoditas hortikultura organik di kawasan Pacet, Mojokerto, Jawa Timur. (foto: rizaldi abror)

Surabaya, Villagerspost.com – Minimnya regenerasi petani masih menjadi masalah serius di Indonesia. Sedikitnya generasi muda yang menggeluti sektor pertanian, adalah satu di antara faktor yang mempengaruhi rendahnya tingkat regenerasi petani.

Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan penguatan isu regenerasi petani melalui berbagai media. Strategi tersebut kini dijalani oleh sejumlah lembaga sosial di Indonesia, di antaranya Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP), Oxfam, dan Agriprofokus. Kolaborasi antar lembaga sosial tersebut membuahkan program Duta Petani Muda pada tahun 2016 lalu.

Maya Stolastika (kiri), bersama Herwita Rosalina, petani muda yang mengembangkan pertanian organik bermerekĀ  Twelve’s Organic, di kawasan Pacet, Mojokerto, Jawa Timur. (foto: rizaldi abror)

18 petani muda yang dipilih dari berbagai daerah di Indonesia tersebut bertugas untuk memberdayakan generasi muda di bidang pertanian.
Seperti ysng dilakukan Maya Stolastika, Duta Petani Muda asal Mojokerto, Jawa Timur ini telah mengembangkan kebun komoditas organik bernama Twelve’s Organic. melalui Twelve’s Organic, Maya menggelar berbagai program bertema regenerasi petani.

Hari ini, Sabtu (14/4), Twelve’s Organic, bekerjasama dengan KRKP, dan Oxfam menggelar agenda bertajuk Organic Now! For The Future, yaitu sebuah ajang diskusi, berbagi, sekaligus promosi mengenai sistem pertanian organik. Maya menilai gelaran semacam ini menjadi upaya advokasi dan kampanye yang efektif untuk mewujudkan regenerasi petani di Indonesia.

“Kami, para petani muda harus menjadi jembatan antara petani dan konsumen. Setidaknya bisa menjadi agen perubahan yang mendorong lahirnya petani-petani muda yang lain,” ungkap Maya kepada Villagerspost.com.

Melalui gelaran ini, petani muda yang juga menjabat sebagai presiden Aliansi Organis Indonesia (AOI) ini juga ingin meningkatkan pemahanan dan kesadaran konsumen muda di perkotaan tentang produk pangan yang selaras alam.

“Nantinya, konsumen akan memiliki pemahaman lebih baik tentang sistem pertanian organik, juga manfaat mengkonsumsi produk pangan organik,” jelasnya.

Maya Stolastika (kiri), bersama Herwita Rosalina, petani muda yang mengembangkan pertanian organik bermerek Twelve’s Organic, di kawasan Pacet, Mojokerto, Jawa Timur. (foto: rizaldi abror)

Diskusi yang digelar di Kota Surabaya, Jawa Timur ini mengusung tema Organic Now! For The Future – Beetween You and The Farmers. Menurut Maya, tema ini diambil sebagai upaya edukasi bahwa masa depan petani sesungguhnya terletak di tangan para konsumen.

“Konsumen adalah kekuatan yang mendorong terjadinya regenerasi petani. Karena, konsumen yang cerdas akan menjadikan petani hebat,” tandasnya.

Editor : Rizaldi Abror

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *