Pupuk Organik dari Rumput Laut | Villagerspost.com

Pupuk Organik dari Rumput Laut

Petani rumput laut di Nusa Lembongan Bali memilah rumput laut hasil panen (dok. villagerspost.com)

Petani rumput laut di Nusa Lembongan Bali memilah rumput laut hasil panen (dok. villagerspost.com)

Villager’s Forum – Sebagai salah satu penghasil rumput laut terbesar di dunia, pemanfaatan rumput laut di Indonesia masih terbatas untuk produk pangan, produk semi-jadi, serta beberapa produk kosmetik. Sedangkan penggunaan rumput laut untuk bidang pertanian dan hortikultura masih belum banyak dilakukan.

Padahal penggunaan jenis pupuk organik kini semakin meningkat sebagai akibat dampak negatif pemakaian pupuk kimia yang intensif terhadap ekosistem pertanian dan lingkungan secara luas. Hal tersebut mendorong peneliti dari Loka Penelitian dan Pengembangan Mekanisasi Pengolahan Hasil Perikanan (LPPMPHP) untuk mengembangkan proses pembuatan serta peralatan pengolahan pupuk organik berbahan dasar rumput laut.

(Baca Juga: Serbuk Arang Aktif untuk Pakan Ikan)

Pupuk cair rumput laut dihasilkan dengan cara mengekstrak cairan yang terkandung dalam rumput laut (SAP) dengan cara pengepresan, atau dengan cara mengompos rumput laut dalam tanki dengan menambahkan bakteri fermentasi dan media pertumbuhan, seperti molase (tetes tebu). Cairan yang dihasilkan kemudian dipisahkan menggunakan alat pengepres atau filter press, lalu pupuk cair diujikan ke tanaman.

Peralatan yang dikembangkan untuk menghasilkan pupuk cair, antara lain terdiri dari: mesin pencuci rumput laut, alat pencacah dan penggiling, tanki pemanas (ekstraksi), mesin pengepres hidoulik, tanki fermentasi, serta filter press.

Selain pupuk cair, tim peneliti LPPMPHP juga mengembangkan pupuk padat rumput laut dalam bentuk granul. Bahan yang digunakan berasal dari rumput laut cokelat Sargassum sp., dan juga memanfaatkan limbah industri pengolahan agar (Gracilaria sp). Bahan rumput laut tersebut dicampur dengan bahan pengisi lainnya yang berfungsi untuk meningkatkan unsur hara kemudian diolah menjadi bentuk granul.

Beberapa peralatan hasil rancang bangun peneliti LPPMPHP untuk pengolahan pupuk granul tersebut diantaranya: Mesin penepung rumput laut, mesin granulator, conveyor belt, dan mesin pengayak. Aplikasi penggunaan pupuk rumput laut terbukti mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman. Beberapa tanaman uji seperti cabai, tomat, dan terung menunjukan pertumbuhan serta pembentukan set buah yang lebih cepat.

Sumber: kkpnews.go.id

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *