Banjir Rob di Kampung Nelayan Kali Adem, Makin Parah | Villagerspost.com

Banjir Rob di Kampung Nelayan Kali Adem, Makin Parah

Jakarta, Villagerspost.com – Banjir rob yang kerap melanda kawasan kampung nelayan di Kali Adem, Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, semakin parah. Selain semakin sering terjadi, banjir juga semakin meninggi dari tahun ke tahun.

Dari laporan nelayan setempat, Kalil Bin Carlim, ketika musim pasang naik atau banjir rob, dalam kondisi puncak, air laut bisa masuk ke daratan dan memasuki rumah-rumah penduduk hingga mencapai setinggi 80 cm. Dalam kondisi seperti ini, air bersih juga susah diakses, karena tidak banyak truk tangki penyuplai air yang bisa menjangkau masuk hingga ke kawasan tempat tinggalnya di Blok Empang, Rt 6/RW 22, Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara.

“Pada kondisi seperti ini, air (bersih) sering pada nggak datang. Jadi sering juga kebutuhan banyak air nggak datang, ada kemampuan bayarnya, airnya nggak ada,” keluh Kalil.

Kondisi ini, menurut Kalil, terjadi sebagai dampak dari reklamasi teluk Jakarta. Air yang tadinya bisa naik dan surut dengan cepat, cenderung tertahan oleh pulau-pulau reklamasi sehingga perlu waktu cukup lama untuk surut. Akibatnya, banjir rob seolah menjadi banjir genangan yang permanen dengan intensitas makin sering dan ketinggian air semakin bertambah.

Nelayan pun meminta komitmen dan janji Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menghentikan total proyek reklamasi. “Kami nelayan semakin terdampak akibat reklamasi, tiap hari rutin seperti ini (banjir) warga kesulitan untuk beraktivitas,” ujar Kalil

Laporan/Foto/Video: Kalil Bin Carlim, Nelayan Tradisional, Anggota KNT, Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *