Fashion For Farmers: Lewat Kaos Berdonasi untuk Pertanian Bantaran Sungai

Bogor, Villagerspost.com – Jurnalis dan pegiat lingkungan yang tergabung dalam Forum Media Hijau (FMH), memiliki cara tersendiri untuk memberdayakan masyarakat. Forum yang dinaungi oleh Yayasan Lintas Sungai Abadi (Yalisa) ini, tengah menggelar program pengembangan pertanian di bantaran sungai.

Tujuan dari program ini, adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat bantaran lewat pemberdayaan ekonomi, khususnya melalui pemanfaatan lahan untuk pertanian. Untuk mendanai program ini, FMH menggelar kampanye penggalangan dana bernama Fashion For Farmers (F3). Kampanye ini memproduksi produk berupa kaos bertema pertanian dan lingkungan yang dikemas dalam desain menarik.

Ketua Program FMH M. Agung Riyadi mengatakan melalui pembelian kaus F3, masyarakat sudah mendonasikan sejumlah dana untuk membantu berjalannya program ini. Kaos F3 reguler, dijual seharga Rp125 ribu per buah. “Sebagian dari uang yang kami peroleh dari penjualan kaos ini kami alokasikan untuk membuka lahan percontohan dan lahan pembibitan di bantaran sungai Ciliwung,” ujarnya kepada Villagerspost.com, Kamis (28/9).

Lahan percontohan dan lahan pembibitan ini nantinya akan menjadi tempat bagi para anak muda di bantaran sungai yang ingin mengembangkan pertanian, khususnya pertanian organik. Selebihnya, akan digunakan untuk pengembangan F3 sendiri sebagai brand untuk pengembangan usaha bagi anak-anak muda di kawasan kampung Gelonggong, Bojong Gede, Bogor.

Anak-anak muda yang sudah sejak lama dibina oleh Yalisa ini memang memiliki kemampuan dalam membuat berbagai barang kerajinan termasuk produksi sablon kaos. “Potensi mereka ini akan kita kembangkan seiring dengan pengembangan potensi lainnya, termasuk Sekolah Luar Ruang bagi anak-anak di bantaran sungai,” kata Agung.

Wakil Ketua Program FMH Rizaldi Abror mengatakan, Fashion For Farmers juga terbuka sebagai media kampanye bagi siapa pun yang ingin terlibat. “Yang penting, memiliki kepedulian untuk memberdayakan masyarakat bantaran sungai,” ujarnya. “Program ini juga sebagai wujud kemandirian masyarakat yang peduli terhadap lingkungan,” tambah Abror.

Abror menilai kaos adalah media efektif untuk kampanye. Kaos yang diproduksi menyajikan desain yang menarik dan mengikuti perkembangan zaman. “Jadi, kaos yang kami produksi menjadi media kampanye yang keren. Desain visual yang dicetak ke kaus F3 kami buat semodern mungkin, dan kekinian,” jelas Abror.

Sementara Ketua Yalisa Eka Soeriansyah mengatakan, masyarakat bantaran sungai sangat memerlukan program yang bersifat kemandirian ekonomi. Program ini juga akan mengkampanyekan tentang kelestarian lingkungan, khususnya sungai.

“Jika perekonomian mereka (masyarakat bantaran sungai) terangkat, maka akan mudah diberi pemahaman tentang kelestarian lingkungan. Pertanian adalah metode yang sangat sesuai untuk kampanye ini. Karena jika lahan di bantaran sungai menjadi produktif, masyarakat juga akan menjaga kelestarian sungai. Minimal tidak lagi membuang sampah, dan limbah mereka ke sungai,” jelas Eka. (*)

Ingin berpartisipasi dalam program ini? Anda dapat membeli kaos Fashion For Farmers melalui kontak di bawah ini:

M. Agung Riyadi (WA) : 0812-9515-1336
F. Rizaldi Abror (WA): 0857-3704-6589

Video/Laporan: Saddam Firmansyah, Staf Yayasan Lintas Sungai Abadi, Jurnalis Warga untuk Villagerspost.com

 

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *