Gapoktan Butta Gowa Lestarikan Markisa Malino

Gowa, Villagerspost.com – Buah Markisa adalah buah andalan khas Sulawesi Selatan yang pernah terkenal secara nasional bahkan hingga mancanegara sekitar tahun 1997 hingga 2000. Sayangnya, kini citra markisa sebagai buah andalan Sulsel semakin berkurang.

Untuk mengembalikan kejayaan itu gabungan kelompok tani (Gapoktan) Butta Gowa membentuk Kelompok Tani khusus Petani Markisa. Saat ini sekitar Seribu Lima Ratus pohon Markisa kembali di budidayakan dan di sebar dibeberapa titik di wilayah Desa Kanreapia.

Buah Markisa yang dilestarikan oleh Kelompok Tani Markisa Gapoktan Butta Gowa adalah markisa dengan varietas Malino (Passifflora endulis). Markisa ini adalah markisa lokal yang hanya dapat tumbuh secara maksimal pada ketinggian 800–1.500 meter di atas permukaan laut. Buah Markisa memiliki dua kali musim panen puncak, pertama di bulan Juli-Agustus dan kedua di bulan Desember-Februari.

Buah markisa selain bermanfaat untuk kesehatan, juga bisa menjadi pendapatan tambahan bagi petani dengan cara memanfaatkan pekarangan rumah dan lahan tidur, sehingga petani bisa lebih sejahtera. Hitungan pendapatan untuk 1.500 pohon jika minimal mampu menghasilkan buah sebanyal 100 buah/pohon maka akan menghasilkan 150.000 buah. Dikalikan Rp500 per buah, maka akan menghasilkan sebesar Rp75.000.000 dengan dua kali panen setahun.

Video/Teks: Gapoktan Butta Gowa

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *