Keunikan “Dusun Coffe”, Wisata Berbasis Pelestarian Alam di Garut

Garut, Villagerspost.com – Banjir besar akibat meluapnya Sungai Cimanuk di Garut tak hanya membawa kesedihan, tetapi juga hikmah dan kekuatan baru bagi sebagian warga Garut. Misalnya, masyarakat sekitar kaki Gunung Papandayan, yang mulai menyadari pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Mereka sadar, peristiwa banjir bandang Cimanuk, terjadi akibat kerusakan alam yang diakibatkan oleh keserakahan manusia juga. Belajar dari pengalaman itu, warga Desa Kramat Wangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut pun mengembangkan bisnis wisata selaras alam lewat Dusun Coffe.

Pengelola Dusun Coffe Nanang Sofyan mengatakan, pola agrowisata berbasis lingkungan sangat penting. Selan mendongkrak perekonomian warga setempat, juga untuk membangun proses penyadaran bagi masyarakat sekitar atau siapapun tentang pentingnya menjaga kelestarian alam.

“Masyarakat sekitar hutan tentu saja mata pencahariannya dari hutan bukan dari kota, namun bukan berarti harus merusak hutan,” kata Nanang. Dia berharap Dusun Coffe bisa menjadi model pembelajaran bagi warga sekitar hutan lainnya untuk bisa tetap mendapat manfaat ekonomi tanpa merusak hutan.

Laporan/Video: Rahmat Adinata, Praktisi Pertanian Organik, Anggota Gerakan Petani Nusantara

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *