Kilas Balik Kajian Regenerasi Petani 2016

Bogor, Villagerspost.com – Salah satu isu krusial dalam pertanian selain masalah produksi dan berkurangnya lahan adalah masalah regeneasi petani. Mandeknya regenerasi petani dinilai akan menjadi ancaman besar bagi upaya mewujudkan cita-cita kedaulatan pangan.

Tahun lalu, Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan bersama Kajian Strategis Kebijakan Pertanian (KSKP) yang didukung oleh Oxfam Indonesia, melakukan kajian terkait masalah ini. Penelitian tersebut melibatkan 160 responden yang merupakan keluarga petani baik petani padi maupun hortikultura. Penelitian dilakukan di empat kabupaten yang selama ini menjadi basis pertanian padi dan hortikultura. Keempat kabupaten itu adalah Kediri, Tegal, Karawang dan Bogor.

Dari hasil penelitian yang dilakukan sejak Oktober 2015-Februari 2016 itu terungkap, sektor pertanian memang tidak menarik bagi kaum muda untuk terjun menekuninya. “Selama ini, orang-orang yang menjadi petani adalah orang-orang yang terusir dari dari sektor lain,” kata Koordinator KRKP Said Abdullah.

Hasil kajian menunjukkan 54 persen responden anak petani hortikulutra mengaku tidak ingin menjadi petani. Sementara 63 persen anak petani padi mengaku tidak ingin menjadi petani.

Ketidaktertarikan generasi muda pada pertanian ini menunjukkan betapa sektor pertanian tak memiliki daya tarik yang mampu mengalahkan sektor lainnya terutama industri. “Anak-anak muda mengaku lebih memilih menjadi buruh industri karena pendapatannya lebih pasti,” kata Said.

Sementara itu, Kepala Departemen Proteksi Tanaman Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr. Suryo Wiyono mengatakan, persoalan regenerasi pertanian juga dimulai dari pendidikan. Hasil penelitian itu memang mengungkapkan, level pendidikan kaum tani khususnya petani padi memang sangat rendah. Petani yang memiliki pendidikan tinggi hingga lulus perguruan tinggi hanya mencapai 0,8%.

Sementara kebanyakan petani, khususnya petani padi adalah lulusan Sekolah Dasar (39,6%). Sisanya 34,4% adalah lulusan SMP dan 15,6% lulusan SMA. “Sudah saatnya dilakukan pembenahan pada aspek pendidikan sehingga mampu membangkitkan semangat generasi muda untuk menjadi petani,” tegas Suryo.

Video: Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *