Leonard Simanjuntak Pejabat Kepala Greenpeace Indonesia Yang Baru

Jakarta, Villagerspost.com – Greenpeace Indonesia resmi memiliki kepala organisasi yang baru hari ini, Rabu (7/9). Leonard Simanjuntak terpilih sebagai Kepala Greenpeace Indonesia menggantikan Longgena Ginting yang telah memegang jabatan tersebut selama 3,5 tahun. Leonard Simanjuntak sebetulnya sudah tidak asing bagi staf Greenpeace Indonesia.

Keterlibatan pertamanya dengan Greenpeace adalah pada tahun 1996 ketika ia bekerja sama dengan Greenpeace dalam studi tentang potensi penyebaran dampak radioaktif dari rencana Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Muria di Jawa Tengah. Pada tahun itu juga Leonard bergabung dalam misi kapal MV Greenpeace menuju Shanghai untuk memprotes tes nuklir China di Xinjiang.

Pada tahun 2006, Leonard adalah salah satu anggota pendiri Greenpeace Indonesia dan menjadi salah satu anggota dewan nasional sejak saat itu. Dia telah bekerja sama dengan beberapa Direktur Eksekutif Greenpeace Southeast Asia (GPSEA) serta Kepala Greenpeace Indonesia sejak itu. Menyusul penunjukannya sebagai Kepala Greenpeace Indonesia yang baru, Leonard telah mengundurkan diri dari Dewan Nasional Greenpeace Indonesia.

“Dengan senang hati saya menerima tugas ini karena Greenpeace telah terbukti konsisten dalam berkampanye demi perubahan positif bagi lingkungan, dan secara independen berhadap-hadapan dengan pihak perusak lingkungan. Greenpeace juga membantu masyarakat yang terkena dampak buruk perusakan lingkungan, membantu negara mengimplementasikan solusi-solusi nyata, dan bersuara bersama segenap pihak demi mempertahankan bumi bagi anak dan cucu kita,” ujar Leonard.

Lulusan teknik perminyakan Institut Teknologi Bandung yang tak pernah bekerja di bidang perminyakan ini mengatakan, belum terlambat untuk menyelamatkan lingkungan Indonesia yang unik dan berharga ini. Tetapi, untuk mewujudkannya butuh upaya semua pihak.

“Tidak hanya para aktivis lingkungan, tetapi juga pihak pemerintah dan para pemimpin dunia industri,” tegasnya.

Leonard mengatakan, secara khusus untuk konteks perubahan iklim, Indonesia memiliki posisi dan peran khas untuk mengurangi emisi karbon secara global. Indonesia juga sudah berkomitmen, melalui Kesepakatan Paris, untuk mengurangi emisinya secara signifikan.

“Sebab itu pilihan-pilihan kebijakan dalam sektor kehutanan dan energi saat ini, menjadi sangat krusial dan menentukan, apakah Indonesia dapat memenuhi komitmen globalnya tersebut,” ujar Leo.

Untuk memastikan Pemerintah dan industri memenuhi komitmen tersebut, kata Leonard, Greenpeace akan bekerja sama dengan seluruh elemen gerakan lingkungan dan sosial di Indonesia. Greenpeace memandang, dengan memenuhi komitmennya kepada Kesepakatan Paris, Indonesia dapat melaksanakan kebijakan pembangunan yang lebih inklusif, adil dan berkelanjutan.

“Dengan dukungan seluruh masyarakat Indonesia, kami akan berusaha mewujudkan keadilan sosial dan ekologis di Indonesia,” pungkasnya.

Foto/Video: Greenpeace Indonesia

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *