Mahasiswa pun Belajar Pertanian Organik di Rumah Koran

Gowa, Villagerspost.com – Rumah Koran yang didirikan oleh para petani muda di Desa Kanreapia, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ternyata tak hanya digunakan sebagai ajang belajar bagi petani dan anak-anak petani. Para mahasiswa pun ternyata bisa ikut belajar di Rumah Koran, khususnya belajar pertanian organik.

Salah satu perguruan tinggi yang pernah mengirimkan mahasiswanya belajar ke Rumah Koran adalah Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER YAPIM) Maros. Para mahasiswa dari perguruan tinggi pertanian itu memang menjadikan Kampung Organik Desa Kanreapia sebagai lokasi Belajar bertani secara Organik. Sejumlah 200 orang mahasiswa dan 10 orang dosen, tercatat ikut belajar pertanian organik di Kanreapia.

Tak lupa mereka juga ikut belajar di Rumah Koran yang memang diniatan menjadi pusat ilmu pengetahuan bagi petani dan anak petani di Desa Kanreapia. Ini menjadi upaya Rumah Koran menarik minat dunia luar agar bersama-sama mengembangkan pedesaan dan perkampungan agar mampu keluar dari ketertinggalan dan “Penjajahan Kebodohan” di tingkat desa.

Rumah Koran Selain menjadi wadah belajar orang desa, juga menjadi tempat belajar dari luar desa, baik dari Kampus, perhotelan dan lain-lain. Di Rumah Koran, selain belajar membaca, masyarakat juga bisa belajar untuk menjadikan desa Kanreapia sebagai kampung Organik. Mereka tak hanya berdiskusi, tetapi juga beajar pertanian organik, termasuk membuat pupuk organik, mengolah pestisida dan fungisida alami dan sebagainya.

Video/Laporan: Jamaluddin Daeng Abu, Petani Muda, Penggerak Pertanian Organik Desa Kanreapia, Gowa, Sulsel

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *