Mandiri Pakan Ternak Ala Perempuan Anakalang

Sumba Tengah, Villagerspost.com – Kamis, tanggal 27 Juli 2017, merupakan hari yang sangat membahagiakan bagi ibu-ibu dari Koalisi Perempuan Indonesia, Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur. Pasalnya, pada hari itu, mereka belajar praktik pembuatan pakan ternak organik.

Praktik pembuatan pakan ternak organik itu dilaksanakan di Desa Anakalang, Sumba Tengah. Bagi perempuan Sumba, khususnya di Desa Anakalang, praktik ini penting agar peternak bisa mandiri dalam menyediakan pakan ternak.

“Ternak bagian yang tidak terpisahkan bagi kami warga Sumba, jadi dengan adanya praktik ini bagi ibu-ibu sangat bermanfaat,” ujar Oki Rambu Padu, Ketua KPI Sumba Tengah.

“Terlebih kaum ibu kan biasanya punya tugas khusus merawat ternak selain mengurus rumah,” tambahnya.

Ketua Divisi Pemberdayaan dan Peningkatan Ekonomi Gerakan Petani Nusantara (GPN) Wilayah NTT Rooslinda Rambu Lodji mengatakan, semua bahan yang dipakai dalam praktik membuat pakan ternak organik ini, serba alami serta mudah didapat. Selain itu, dari sisi harga juga sangat terjangkau bila dibandingkan dengan membeli pakan dari toko.

“Dengan bahan-bahan yang ada bisa meningkatkan bobot ternak babi yang dipelihara. Bahannya pun sederhana seperti dedak, tepung jagung, tepung ikan, tepung tulang, hijauan kering, kotoran kerbau jantan, tanah merah, abu dapur dan garam. Jadi semua bahan tersebut dicampurkan setelah semuanya dihaluskan,” ujarnya.

Pakan ternak organik ini, kata Rooslinda, sangta baik untuk ternak babi yang banyak diusahakan di Sumba. “Aturan pakainya untuk babi usia 0 sampai 4 bulan hanya 700 gram saja, sekali makan. Tapi jika sudah usia 4 bulan ke atas 1.400 gram,” tegasnya.

Video/Laporan: Rahmat Adinata dan Rooslinda Rambu Lodji dari Gerakan Petani Nusantara (GPN) Wilayah NTT.

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *