Panen Kentang Petani Pangalengan di Tengah Pandemi Covid-19 | Villagerspost.com

Panen Kentang Petani Pangalengan di Tengah Pandemi Covid-19

Pangalengan, Villagerspost.com – Para petani di Cisaat, Gunung Cupu, Pangalengan, Kabupaten Bandung, pekan-pekan ini tetap melaksanakan panen kentang di lahan mereka, meski tengah dalam kondisi kekhawatiran di tengah pandemi Covid-19. Kebutuhan pangan yang harus terus dipenuhi, membuat para petani tetap tekun merawat tanaman mereka hingga panen tiba.

“Tentu saja kita melakukan panen dengan mengacu aturan pemerintah, mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker salah satunya,” kata Aam Roswati, salah seorang petani yang lahannya tengah panen.

Lahan Aam adalah lahan pertanian tumpangsari dimana dia tidak hanya menanam kentang, tetapi juga cabai keriting dan lemon. “Tanaman lemonnya menjadi ikut subur karena ikut terawat dengan pupuk dan obat yang disemprotkan ke tanaman cabai dan kentang,” ujarnya.

Hanya saja, bagi petani pangalengan memang tak mudah untuk tetap bertani, khususnya menjual hasil panen di masa pandemi Covid-19 ini. “Situasi pandemi saat ini memenuhi kebutuhan untuk pertanian sangat terganggu, begitupun hasil pertanian untuk kita jual sangat terganggu,” kata Abba Eban, petani kentang asal Pangalengan.

Karena itu, dia mengimbau, agar pemerintah juga memperhatikan para petani yang menjadi penjaga produksi pangan bagi bangsa di tengah situasi serba sulit ini. “Bisa dibayangkan jika hasil pertanian tidak bisa dikirim ke kota, pasti guncangan sosial karena kekurangan pasokan pangan akan terjadi,” ujarnya.

Teks/Video: Rahmat Adinata, praktisi pertanian organik

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *