Penggerak Pertanian Konservasi dari Bolora

Sumba Barat Daya, Villagerspost.com – Bagi para anggota kelompok tani Karang Indah Desa Bolora, Sumba Barat Daya, Pertanian Konservasi Selaras Alam adalah jawaban atas upaya untuk menciptakan ketahanan dan kedaulatan pangan di desa. Mereka membudidayakan jagung putih lokal dengan sistem pertanian konservasi yang menerapkan teknik tanpa olah tanah (TOT) dimana bibit ditanam di lubang. Hasilnya, tanaman jagung lebih tahan penyakit. “Jagung kita tanam biasa jagung kita tinggi penyakit, lebih baik di lubang,” kata Lambertus, anggota Kelompok Tani Karang Indah, Desa Bolora. (*)

Laporan: Rahmat Adinata, Petani Organik, Anggota Gerakan Petani Nusantara

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *