Rotasi Tanaman Dengan Hortikultura di Sumba Barat

Sumba Barat, Villagerspost.com – Lahannya tidak begitu luas, sekitar 40 are atau 4000 meter persegi. Itupun digarap oleh beberapa orang petani. Mereka membudidayakan sayuran seperti kol, sayur putih (sawi), tomat, kacang panjang serta buncis.

“Jika msim hujan ditanami padi, sedangkan kemarau dengan sayuran dan ternyata begitu ditanami padi hasil lumayan banyak, mungkin karena pupuk yang tersisa bekas sayuran,” ujar Mama Deni, seorang ibu tani yang sedang panen sawi di kebunnya, di daerah Loli Kabupaten Sumba Barat

Pergiliran tanaman atau rotasi tanaman, khususnya dengan hortikultura memang sangat dianjurkan bagi petani. Sisi keuntungannya bisa dirasakan langsung dalam peningkatan produktivitas pertanian. Tanah menjadi segar dan subur, selain itu bisa memutus lingkaran hama.

Menurut Ernesta Leha SE.M.agb yang sedang melakukan penelitian Agribisnis Hortikultura dari Institut Pertanian Bogor (IPBB) di Pulau Sumba, pasar hortikultura di Sumba terbuka lebar. “Petani lokal juga diuntungkan dari sisi harga sebab sayuran mahal akibat dikirim dari luar,” katanya, saat mengunjungi kebun sayuran petani di Loli,Sumba Barat.

Teks/Video: Rahmat Adinata, Anggota Gerakan Petani Nusantara, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *