Semangat Organik Petani Kakao Matalombu

Sumba Barat Daya, Villagerspost.com – Mengunjungi petani kakao organik dari kelompok Karya Adil, dampingan Konsorsium Wee Padalu di Kampung Puu Basa, desa Matalombu kecamatan Wewewa Tengah, kabupaten Sumba Barat Daya, memang cukup memberikan tantangan. Maklum, sesuai namanya kampung “Puu Basa” yang dalam bahasa Wewewa berarti lumpur berair, jalan menuju desa tersebut memang berlumpur dan berair.

Belum lagi, jalanan yang ditempuh saat hampir tiba di lokasi tujuan, justru semakin menantang dan cukup menguras tenaga. Dibutuhkan andrenalin yang maksimal untuk menempuhnya, sebab jalannya naik-turun dan turun-naik. Lebih dari itu, jalanannya masih banyak “dihuni” batu-batu besar alias belum diaspal.

Namun saat begitu sampai di desa, rasa capek seolah sirna seketika, melihat semangat dan antusiasme petani yang sedang membuat pupuk organik ,untuk pemupukan lanjutan tanaman kakao yang sedang dirawatnya. “Tadinya kotoran ternak kambing yang ada dibelakang rumah dibiarkan begitu saja,kadang jika turun hujan terbawa hanyut. Begitupun daun-daunan. Ternyata sekarang bisa bermanfaat untuk meningkatkan produksi kakao yang kami pelihara,” kata Alex Umbu Ngoda, petani anggota kelompok Karya Adil desa Matalombu.

Menurut pemilik ternak kambing ini, penduduk sempat menyesal membiarkan potensi pupuk organik terbuang di masa-masa lalu. “Kami rasa menyesal tapi sekaligus bersyukur masih ada yang perduli dengan nasib petani. Menyesalnya sejak dulu kotoran ternak tidak pernah dimanfaatkan. Tapi sekarang karena ada bapak ini jadi tambah semangat,” ujar Alex sambil menunjuk kepada Yoseph Edu Bha, pendamping mereka dari WeePadalu.

Laporan/Video: Rahmat Adinata, Petani Organik, Anggota Gerakan Petani Nusantara

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *