Dugaan Kartel Sapi, KPPU Akan Panggil Feedloter | Villagerspost.com | Page 4

Dugaan Kartel Sapi, KPPU Akan Panggil Feedloter

Pedagang daging sapi di pasar tradisional (distanak.bantenprov.go.id)

Pedagang daging sapi di pasar tradisional (distanak.bantenprov.go.id)

Menteri Pertanian Minta Harga Turun

Sementara itu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat meninjau feedloter milik PT Pasir Tegah di Cikalong, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (14/8) lalu meminta agar pengelola feedloter menurunkan harga sapi dari Rp40 ribu per kilogram bobot hidup ke Rp38 ribu.

“Harga saat ini yang kami lepas Rp40 ribu per kilogram bobot hidup,” kata pemilik PT Pasir Tengah Suryatmi seperti diukutip pertanian.go.id.

Harga ini dinilai Amran terlalu tinggi. “Jadi, harga sapi bisa Rp38 ribu mulai hari ini?,” pinta Amran kepada Suryatmi. Suryatmi pun dengan tegas menyatakan siap untuk menurunkan harga sapi menjadi Rp38 ribu per kilogram bobot hidup.

Dari hasil kunjungan itu sendiri, Mentan dan rombongan menemukan stok sapi milik PT Pasir Tengah sebanyak 11.408 ekor sapi penggemukan dan 2.500 ekor sapi pembiakan (breeding).

Suryatmi, pemilik feedlot tersebut menjelaskan bahwa PT Pasir Tengah rata-rata mengeluarkan sapi secara konstan setiap harinya sebesar 110 ekor dan sejak 1 Agustus 2015 sudah melepas 1.500 ekor. Kemudian, per bulannya mengeluarkan sapi sebanyak 3.000 ekor, sehigga selama 4 bulan telah mengeluarkan sapi sebanyak 12.000 ekor.

Dalam kunjungan tersebut, Mentan menegaskan apabila ada pihak yang dengan sengaja mengkartel sapi dan pihak kepolisian menyatakan itu benar, maka Mentan akan mengambil tindakan tegas dan tidak akan memberikan rekomendasi impor sapi.

Menurut Mentan, stok sapi yang ada dalam negeri sampai saat ini sebesar 158 ribu ekor dan ditambah 50 ribu ekor. “Stok ini cukup untuk mencukupi kebutuhan selama 4 bulan. Jabodetabek butuh 40 ribu ekor per bulan,” ujar Amran.

Untuk itu, Mentan menghimbau agar masyarakat tenang karena stok sapi dalam negeri tersedia banyak dan harga daging sapi akan mulai turun. Mentan meminta pihak terkait untuk menindak tegas pihak-pihak yang dengan sengaja bermain atau menimbun stok sapi, sehingga daging saat ini menjadi langka atau mahal. (*)

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *