Ada Duplikasi, DPR Minta Kementerian Pertanian Re-alokasi Anggaran

Petani memanen padi di sawah (temanggung-kab.go.id)
Petani memanen padi di sawah (temanggung-kab.go.id)

Jakarta, Villagerspost.com – Komisi IV DPR RI meminta Kementerian Pertanian untuk melakukan re-alokasi anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) tahun 2015. Alasannya, karena terdapat beberapa duplikasi anggaran di masing-masin direktorat jenderal Kementan.

DPR meminta agar dana-dana itu dialokasikan kepada program yang lebih produktif. “Kami minta di realokasi termasuk anggaran pengawalan, yang saya nilai anggaran pengawalan terlalu besar. Per setiap direktorat jenderal pasti ada anggaran pengawalan di APBN-P,” ungkap Wakil Ketua Komisi Herman Kheron, seperti dikutip situs dpr.go.id, Senin (9/2).

Herman menjelaskan, yang dimaksud anggaran pengawalan yaitu termasuk di dalamnya koordinasi, sinkronisasi, dan pengawalan program di lapangan. Menurutnya, melihat besaran anggaran pengawalan sangat fantastis karena di RAPBN-P hampir mencapai Rp2 triliun.

“Kalau semua anggaran tidak teknis hanya untuk pengawalan, saya kira tidak produktif hasilnya. Sehingga kami minta diubah lagi sampai nanti kepada rapat kerja selanjutnya pada penetapan anggaran,” tegas Herman yang adalah politisi Partai Demokrat.

Rapat Kerja dipimpin Ketua Komisi IV Edhy Prabowo, dengan agenda membahas usulan APBN-P Kementerian Pertanian Tahun 2015. Komisi IV DPR RI juga menyetujui pagu tambahan dalam RAPBN-P tahun 2015 Kementerian Pertanian sebesar Rp16,9 triliun. (*)

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *