Alat Tangkap Ramah Lingkungan, Dorong Kualitas Produk Perikanan

Nelayan menangkap ikan dengan alat tangkap pukat (dok. kkp.go.id)
Nelayan menangkap ikan dengan alat tangkap pukat (dok. kkp.go.id)

Jakarta, Villagerspost.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengajak para nelayan untuk menggunakan alat tangkap ramah lingkungan. Susi menegaskan, penggunaan alat tangkap ramah lingkungan akan mendorong kualitas produk perikanan.

Susi juga menegaskan, pergantian alat tangkap ramah lingkungan merupakan langkah strategis menuju perikanan Indonesia yang lebih baik. Dalam kunjungan kerjanya ke Jepara, Jawa Tengah, Senin (5/9), Susi mengapresiasi para nelayan Pantura khususnya yang berada di Jepara yang telah bersedia mengganti alat tangkapnya.

Pergantian alat tangkap yang aman, menurut Susi, juga mampu mendorong nelayan untuk memberikan sumbangsih nyata pada kualitas produk perikanan. Susi juga menilai, nelayan dari Pantura seyogyanya dapat berpartisipasi dalam membangun perikanan nasional.

“Pendapatan akan menjadi lebih baik, jika mengganti alat tangkap ramah lingkungan, karena caranya sudah benar,” ujar Susi saat berkunjung ke Desa Kedung Malang, Kecamatan Kedung, Jepara, Jawa Tengah.

Pergantian alat tangkap pada nelayan ini dilakukan menyusul kebijakan relokasi nelayan Pantura untuk memaksimalkan Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 711 yakni perairan Natuna. “Saya ingin memberikan WPP tersebut ke nelayan Pantura. Namun saya berpesan, orang Papua, NTT, NTB, akan marah kalau Bapak bawa kapal cantrang. Jadi sebelum pindah tolong ganti alat tangkapnya,” jelasnya.

Soal biaya pergantian alat tangkap, Susi mengajak perbankan untuk terjun membantu nelayan memberikan pinjaman. “Untuk ganti alat tangkap, perbankan siap memberikan pinjaman,” ujar Susi.

Dalam kesempatan tersebut, Susi juga memberikan bantuan berupa alat tangkap ramah lingkungan yakni gilnet millenium kepada 12 nelayan di Jepara. Di Jawa Tengah, KKP juga memberikan bantuan gilnet milenium sebanyak 8 unit untuk Kabupaten Demak dan 18 unit untuk Kabupaten Pati.

Selain itu turut diserahkan 16 Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) baru dan 3 Surat Izin Penangkapan Ikan (SIUP) yang diserahkan secara simbolis.

Ikuti informasi terkait alat tangkap perikanan >> di sini <<

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *