Anak Petani, Nelayan, Kaum Miskin Kota di Sulsel Difasilitasi DPR Dapat Beasiswa

Anggota DPR Amir Uskara menyerahkan beasiswa PIP kepada anak-anak petani, nelayan dan kelompok miskin kota (dok. villagerspost.com/jamaluddin daeng abu)
Anggota DPR Amir Uskara menyerahkan beasiswa PIP kepada anak-anak petani, nelayan dan kelompok miskin kota (dok. villagerspost.com/jamaluddin daeng abu)

Makassar, Villagerspost.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari fraksi PPP Amir Uskara menyatakan siap memfasilitasi anak-anak kurang mampu yang berprestasi, khususnya anak-anak petani di desa-desa di Sulawesi Selatan untuk mendapatkan beasiswa. Amir mengatakan, dia akan memfasilitasi siswa-siswi SMA untuk mendapatkan beasiswa Program Indonesia Pintar.

“Ini untuk mewujudkan keterjangkauan layanan pendidikan kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang, status social, gender dan kondisi geografis,” kata Amir Uskara, di sela-sela acara sosialisasi dan penyerahan beasiswa Program Indonesia Pintar, di Makassar, beberapa waktu lalu.

Dasar hukum yang dijadikan landasan Amir adalah Surat Keputusan Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Atas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam SK tersebut disebutkan, setiap siswa pada satuan pendidikan berhak mendapatkan biaya pendidikan bagi mereka yang orang tuanya tidak mampu membiayai pendidkan anaknya.

Hal itu juga menjadi amanat Undang–Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pasal 12 Ayat (1) huruf d. Karena itu, untuk mengurangi jumlah siswa SMA yang putus sekolah akibat permasalahan biaya dan meringankan biaya pendidikan bagi siswa SMA dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi, Direktorat Pembinaan SMA Kemendikbud mengalokasikan anggaran Program Indonesia Pintar.

Terkait program ini di Sulawesi Selatan, kata Amir, siswa-siswi yang menerima Program Indonesia Pintar ini, berasal dari SMA dan Kabupaten yang berbeda yang ada di Sulawesi Selatan. Diantaranya adalah Makassar, Takalar, dan Gowa.

Amir mengatakan, walau saat ini program Indonesia Pintar tersebut belum mampu menjangkau secara keseluruan lapisan masyarakat, khususnya anak-anak petani di desa-desa. Tetapi, dia mengaku akan terus bekerja dan berjuang memfasilitasi siswa–siswa khususnya yang kurang mampu untuk menikmati program pemerintah ini. “Baik anak petani, nelayan, buruh dan kaum miskin kota, akan saya perjuangkan,” katanya.

Laporan: Jamaluddin Daeng Abu, Petani Muda dari Desa Kanreapia, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *