Bidik Norwegia Jadi Pintu Masuk Ikan Indonesia ke Eropa | Villagerspost.com

Bidik Norwegia Jadi Pintu Masuk Ikan Indonesia ke Eropa

Ikan tuna hasil tangkapan nelayan Indonesia (kkp.go.id)

Ikan tuna hasil tangkapan nelayan Indonesia (kkp.go.id)

Jakarta, Villagerspost.com – Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan terus berupaya memantapkan upaya memasarkan produk perikanan Indonesia ke Eropa. Salah satu yang dibidik adalah Norwegia untuk dijadikan mitra sekaligus pintu masuk produk ikan Indonesia ke pasar Eropa.

“Nah nanti itu, kita mau menjadikan Norwegia sebagai salah satu pintu masuk kita mendistribusikan barang-barang kita di Eropa,” kata Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Narmoko Prasmadji, usai mendampingi Menteri Perikanan Norwegia, Elisabeth Aspaker, mengunjungi pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara, Senin (23/11).

Norwegia, lanjut Narmoko, saat ini sedang membutuhkan banyak ikan dari daerah tropis seperti Indonesia. “Dan saya kira mereka juga sedang membutuhkan ikan tropis dari Indonesia. Sekarang, memang satu-satunya di dunia yang menghasilkan produk ikan beragam cuma Indonesia, seperti ikan tuna dan sebagainya,” ujarnya.

Narmoko mengaku, KKP sangat nyaman bekerjasama dengan Norwegia. Hal tersebut dikarenakan, negara yang kaya akan Salmon itu sangat terbuka.

“Kita kerjasama dengan Norwegia sangat nyaman sekali. Mereka sangat terbuka dengan kita. Dan dia bukan negara kompetisi dengan kita. Jadi mereka juga nyaman bekerjasama dengan kita,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Susi Pudjiastuti telah melakukan kunjungan kerja ke Norwegia pada Agustus lalu. Pada pertemuan itu, Indonesia dengan Norwegia telah menyepakati pengembangan kerjasama di sektor aquaculture, sustainable fisheries, dan illegal fishing.

Norwegia sendiri membutuhkan pasokan tuna dari Indonesia lebih banyak. Ini dikarenakan,Tuna sedang digemari oleh masyarakat Norwegia.

“Kita eskpor ke sana mainly (terutama) tuna, karena sekarang yang disenangi tuna. Mungkin nanti akan disukai juga seperti jenis kakap, untuk diekspor besar-besaran,” paparnya.

Diakui Narmoko, ekspor Tuna ke Norwegia sudah dimulai pada tahun ini. Namun, volume yang dikirim sangat sedikit. “Sudah dimulai, tapi volumenya sangat sedikit,” lanjutnya.

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *