BP2LHK Kupang Luncurkan Aplikasi Pengenalan Pohon

Para siswa SMPN I Megamendung, Bogor, tengah mengamati satu jenis tanaman obat di kawasan hutan wisata sehat Citamiang ( villagerspost.com/said abdullah)

Jakarta, Villagerspost.com – Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Kupang bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTT aplikasi pengenalan pohon. Aplikasi yang diluncurkan bertepatan dengan Hari Konservasi Alam Nasional, 10 Agustus 2020 itu, diberi nama e-Menipo.

E-Menipo adalah suatu produk pengenal pohon berbasis QR Code. E-Menipo itu sendiri adalah sebuah singkatan (akronim) dari ‘Mengenal Informasi Pohon secara Elektronik’. “Dan nama e-Menipo ini mempunyai kesamaan dengan salah satu kawasan konservasi yang berada di Provinsi NTT,” kata Kepala BP2LHK Kupang Sumitra Gunawan, saat mengenalkan e-Menipo di halaman kantor Dinas LHK Prov. NTT.

“Dalam launching kali ini pohon-pohon yang berada di halaman kantor Dinas LHK akan dipasang kartu e-Menipo dan selanjutnya ditargetkan untuk memasang e-Menipo pada pohon-pohon di ruang terbuka,” ujar Sumitra.

Harapan kedepan e-Menipo dapat menjadi media diseminasi dan promosi di ruang terbuka hijau yang ramah lingkungan, sehingga dapat mengurangi pemasangan pamflet atau spanduk yang dipasang di pohon.

Lebih lanjut Sumitra mengatakan, ekosistem NTT yang unik, musim panas lebih panjang dibanding musim penghujan atau dikenal dengan ekosistem semi arid biasanya jumlah pohonnya lebih sedikit dibanding wilayah lain. Namun di NTT, khususnya Kota Kupang banyak terdapat pohon-pohon rindang.

Fakta tersebut mendorong BP2LHK Kupang untuk memberikan informasi yang detail tentang pohon-pohon itu, sehingga dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat umum. “Keberadaan e-Menipo ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengetahui informasi pohon secara praktis melalui aplikasi QR-Code yang dapat diunduh pada handphone (ponsel) android,” ujar Sumitra.

Selanjutnya Sumitra menerangkan, setelah aplikasi QR Code diarahkan ke barcode yang berada di kartu e-Menipo, akan terbuka informasi yang memuat filosofi masyarakat timor, nama pohon dan nama latin/nama ilmiahnya, nama daerah/lokal, taksonomi pohon yang lengkap, habitus, kegunaan, link referensi untuk mengenal lebih jauh pohon tersebut (jurnal, prosiding, dan lain lain), serta pesan lingkungan hidup.

Sebelumnya, produk serupa juga pernah dikenalkan oleh unit kerja lain lingkup Badan Litbang dan Inovasi KLHK, diantaranya oleh Balai Besar Litbang Ekosistem Hutan Dipterokarpa Samarinda, Ask The Tree di Balai Litbang LHK Aek Nauli, SiKepo di Balai Litbang Teknologi Serat Tanaman Hutan Kuok, dan KTP Pohon di Puslitbang Hutan Bogor dan Manggala Wanabakti.

“E-Menipo ini merupakan langkah Litbang LHK Kupang yang sangat luar biasa dalam melahirkan inovasi yang baru di NTT, yang dapat mempermudah masyarakat untuk mengenali jenis pohon melalui handphone (ponsel) masing-masing,” kata Kepala Dinas LHK Provinsi NTT Ir. Fredy J. Kapitan, M.Si.

Menurutnya, melalui e-Menipo ini, selain dapat mengetahui informasi pohon, masyarakat juga dapat didorong untuk lebih peduli dan menjaga kelestarian pohon-pohon yang berada di lingkungan sekitarnya. Terkait nama Menipo yang juga adalah salah satu destinasi wisata di NTT, Fredy yang mengakhiri masa jabatannya bertepatan dengan peluncuran e-Menipo ini berharap, pada e-Menipo juga dapat disisipkan informasi mengenai Menipo itu sendiri, agar dapat dikenal oleh publik.

“Saya berterima kasih kepada Litbang LHK Kupang yang telah berkontribusi kepada NTT atas e-Menipo, sehingga dapat membuka wawasan dan informasi kepada masyarakat tentang hutan dan alam sekitar,” kata Fredy di akhir sambutannya.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *