BUMN Pertanian dan Perikanan Harus Dibenahi

Ilustrasi BUMN bidang perikanan (dok. kemendagri.go.id)

Jakarta, Villagerspost.com – Ketua Komisi IV DPR Sudin mengatakan, seluruh BUMN bidang pertanian dan perikanan-kelautan dibenahi. Perbaikan dan pembenahan ini khususnya dilaksanakan pada sistem tata kekola agar bisa menghasilkan keuntungan bagi negara sekaligus berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Salah satu peran pemerintah dalam mendukung perekonomian nasional adalah melalui pengembangan sektor pertanian, kelautan dan perikanan dengan mendirikan BUMN yang bertujuan menjadi agent of development dan mengambil posisi untuk menjadi keuntungan bagi negara,” kata Sudin di acara Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan BUMN pertanian dan kelautan-perikanan di Senayan, Jakarta, Selasa (21/1).

Dalam RDP hadir jajaran petinggi BUMN dari PT Sang Hyang Seri, PT Pertani, PT Berdikari, PT Perindo, PT Perinus, PT RNI, dan PT Garam. Sudin menegaskan, Komisi IV DPR akan memberikan dukungan apabila diperlukan dalam rangka memperbaiki BUMN pertanian dan perikanan-kelautan di masa mendatang.

“BUMN harus menjalankan bisnis dengan mengikuti tata kelola good governance,” tegas politikus PDIP tersebut.

Sudin mengungkapkan, problem utama BUMN bidang pertanian dan kelautan-perikanan terletak pada masalah tata kelola dan profesionalitasnya. Padahal ia yakin jika ini dikelola secara baik, maka akan selaras dengan mendapat output yang baik pula.

Sudin juga menegaskan, agar antar BUMN tidak tumpang tindih agar bekerja secara efektif. “Problem utama yang dihadapi BUMN terletak pada masalah tata kelola dan profesionalitas. Kinerja BUMN dituntut profesional sama dengan swasta. Adapun tumpang tindih kebijakan dan regulasi adalah permasalahan yang menyebabkan komunikasi antara Kementerian dan BUMN jadi kurang sejalan,” jelas Sudin.

“Ke depan, perlu ada langkah strategis bagi seluruh BUMN bidang pertanian dan kelautan perikanan untuk dapat meningkatkan kinerjanya dan berdampak pada meningkatkan jumlah pendapatan negara,” pungkasnya.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *