Cegah Covid-19, TN Bunaken Antisipasi Lonjakan Pengunjung Saat Natal dan Tahun Baru

Penegakan protokol kesehatan di pintu masuk TN Bunaken (dok. tn bunaken)

Manado, Villagerspost.com – Kepala Balai Taman Nasional Bunaken Genman S. Hasibuan, S.Hut., MM., menggelar rapat dalam rangka antisipasi terjadinya lonjakan pengunjung saat perayaan Natal dan Tahun Baru. Antisipasi ini juga penting dalam rangka tetap menegakkan protokol kesehatan guna mengantisipasi penyebaran pandemi Covid-19.

“Menjelang libur dan cuti bersama Natal dan Tahun Baru 2021, diprediksi akan meningkatkan jumlah kunjungan ke kawasan TN Bunaken, walaupun kondisi cuaca akhir tahun secara umum terdapat perubahan dari angin dan gelombang laut,” kata Genman, di hadapan jajaran petugas lapangan, Koordinator Resort, Polhut, PEH dan seluruh pegawai TN Bunaken, Selasa (22/12).

Jajaran pegawai TN Bunaken mendengarkan arahan kepala balai terkait antisipasi lonjakan pengunjung dan penegakan protokol kesehatan (dok. tn bunaken)

Sejak reaktivasi pembukaan wisata, jumlah kunjungan terus mengalami peningkatan. Sejauh ini per tanggal 22 Desember 2020, jumlah pengunjung mencapai 6.440 orang yang didominasi oleh wisatawan nusantara. Terkait hal ini, Genman menyampaikan, agar protokol kesehatan tetap dilaksanakan di pintu-pintu masuk kunjungan.

“Utamanya di pintu masuk Liang Pulau Bunaken, alat pedeteksi suhu, tempat cuci tangan bagi pengunjung serta pelayanan tiket masuk untuk wisatawan tetap menjaga jarak untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19,” ujarnya.

Salah satu sudut kawasan wisata TN Bunaken (dok. tn bunaken)

Selain itu mengingat di akhir tahun perubahan cuaca, gelombang dan angin dalam kawasan akan meningkatkan volume sampah di beberapa titik destinasi utama wisata seperti Pantai Liang. Untuk mengantisipasi hal tersebut akan dilaksanakan pembersihan secara rutin disetiap pagi oleh petugas dibantu masyarakat.

“Balai TN Bunaken menempatkan petugas lapangan dengan penjadwalan piket dalam kegiatan pelayanan pengunjung dan bersih sampah di titik destinasi wisata,” tegas Genman.

Semua jajaran diperintahkan untuk selalu berkoordinasi dengan Pemerintah daerah dan aparat lainnya yang terkait termasuk masyarakat ditingkat lapangan dalam kegiatan pelayanan pengunjung dan antisipasi meningkatnya volume sampah. “Seluruh petugas wajib mematuhi protokol dan kesehatan, serta telah dilakukan pemeriksaan rapid antigen sebelum melaksanakan tugas lapangan,” pungkasnya.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published.