Dana Desa Dukung Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan | Villagerspost.com

Dana Desa Dukung Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Infrastruktur desa berupa saluran irigasi. Dana desa diharapkan mampu perbaiki infrastruktur desa (dok. kemenkeu.go.id)

Jakarta, Villagerspost.com – Program Dana Desa yang dilaksanakan pemerintah sejak tahun 2015 mendapatkan apresiasi dari Center for Global Development. Lembaga yang bekerja untuk menurunkan tingkat kemiskinan global itu menilai, program dana desa mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals–SDGs) karena mampu menciptakan kualitas hidup masyarakat pedesaan yang lebih baik.

Presiden Center for Global Development, Masood Ahmed mengatakan SDGs adalah tujuan pembangunan global yang perlu dicapai mulai dari level individu, komunitas, pedesaan, kota-kota kecil, kota besar hingga negara. “Karenanya, beragam program pembangunan yang fokus pada pertumbuhan ekonomi, pendidikan, kesehatan, air bersih, serta infrastruktur dasar menjadi bagian penting untuk memperbaiki kualitas kehidupan masyarakat,” ujarnya dalam sebuah seminar pada Pertemuan Tahunan IMF-World Bank di Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10).

Masood menambahkan, pengentasan kemiskinan melalui kebijakan dana desa tersebut merupakan bagian penting dalam kontribusi pemerintah Indonesia mewujudkan tujuan pembangunan global dan dunia yang lebih baik. “Pembangunan sarana dan prasarana di pedesaan melalui dana desa, lanjutnya, adalah langkah nyata mendukung pengentasan kemiskinan yang menjadi tujuan dari SDGs,” tambahnya.

Sebelumnya, peraih nobel di bidang ekonomi Joseph Stiglitz juga mengapresiasi model pembangunan wilayah pedesaan di Indonesia dengan dana desa sebagai stimulus pembangunan. Stiglitz menilai, masifnya pembangunan di pedesaan adalah wujud dari pola pembangunan yang sangat baik.

“Saya sangat mengapresiasi model pembangunan seperti ini di mana pembangunan di mulai berdasar pada kebutuhan yang berbeda pada setiap daerah dan ini menghasilkan pola pembangunan wilayah yang sangat menabjubkan,” kata Stiglitz pada Forum Tri Hita Karana (THK) Sustainable Development dengan tema “Kesetaraan dan Pertumbuhan Inklusivitas, Keberlanjutan, dan Kepemimpinan, Kamis lalu (11/10).

Seperti diketahui, dalam kurun waktu 2015 hingga 2018, program dana desa telah menunjukkan hasil pembangunan yang signifikan di wilayah pedesaan. Pemanfaatan dana desa sendiri terbagi atas dua aspek, yakni untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.

Data mencatat, dalam menunjang aktivitas ekonomi masyarakat, dana desa dalam kurun waktu 2015 hingga 2018 telah menghasilkan diantaranya 158.619 kilometer jalan desa, 1.028.225 meter jembatan desa, 3.026 unit embung desa, 7.421 unit pasar desa, dan 39.565 unit irigasi.

Sementara untuk menunjang peningkatan kualitas hidup masyarakat desa, dana desa telah dimanfaatkan diantaranya untuk membangun 942.927 unit air bersih, 178.034 unit MCK, 48.694 unit Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 8.028 unit Polindes, dan 39.920.120 meter drainase.

Pada tahun 2018 ini, jumlah dana desa yang disalurkan pemerintah yakni sebesar Rp60 triliun. Jumlah tersebut disalurkan ke 74.957 desa di seluruh Indonesia. Setiap desa rata-rata mendapatkan Rp600-Rp800 juta. Jumlah dana desa akan meningkat tahun 2019 mendatang dengan alokasi sebesar Rp73 triliun.

Terkait hal itu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo menyampaikan, dana desa menjadi stimulus yang mendorong pembangunan di wilayah perdesaan. Melalui program Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) yang didukung dengan dana desa, pembangunan pedesaan menyinergikan pemerintah, perbankan dan dunia usaha untuk mendorong pertumbuhan di wilayah perdesaan.

“Program Prukades mampu mengatasi kemiskinan di pedesaan. Kebijakan yang diterapkan di Indonesia ini merupakan program pertama di dunia dan menjadi inspirasi bagi negara lain karena telah teruji menghasilkan pembangunan yang signifikan,” tutur Eko.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *