Doa Bersama Pemdes Desa Nunuk dan GPN Usir Serangan Wereng

Acara doa bersama anggota GPN, petani Desa Nunuk dan alim ulama untuk memohon kepada Allah agar serangan wereng mereda (dok. villagerspost.com/tatang tarsono)
Acara doa bersama anggota GPN, petani Desa Nunuk dan alim ulama untuk memohon kepada Allah agar serangan wereng mereda (dok. villagerspost.com/tatang tarsono)

Indramayu, Villagerspost.com – Serangan wereng batang coklat masih menghantui masyarakat desa Nunuk, Indramayu. Serangan ini bahkan sudah melebihi level siaga 1 pemakaian pestisida yang berspektrum luas. Untuk mengusir hama wereng, pestisida sering diaplikasikan petani, tetapi 2-3 hari hama wereng malah muncul lagi bahkan sudah kebal (resisten) terhadap pestisida.

Saking bingungnya pengendalian wereng batang coklat, petani pun mencoba cara lain yaitu membuat racikan pestisida sendiri dengan sabun colek dicampur dengan minyak tanah, deterjen, lotion, dan lain lain. Akan tetapi tetap saja tidak berpengaruh pada serangan wereng. Sesuai imbauan Ketua Umum Gerakan Petani Nusantara (GPN) untuk menghindari serangan wereng ini, petani diimbau melaksanakan sistem pertanian selaras alam dan meninggalkan penggunaan pestisida.

Alim ulama menghadiri acara doa bersama (dok. villagerspost.com/tatang tarsono)
Alim ulama menghadiri acara doa bersama (dok. villagerspost.com/tatang tarsono)

GPN pun sudah mengeluarkan daftar 57 pestisida yang dilarang digunakan karena malah membuat serangan wereng mengganas. Kemudian, petani juga diimbau menggelar doa bersama untuk meminta pertolongan Tuhan agar serangan wereng bisa diatasi dan cepat berlalu.

Dalam rangka melaksanakan imbauan itu, Rabu (22/2) malam para petani Desa Nunuk, bersama para anggota GPN dan alim ulama Desa Nunuk menggelar doa bersama. Hadir dalam acara itu, Ketua Ranting NU Desa Nunuk, Ust. Yani Taryani, Ketua MUI Desa Nunuk Ust. Syafi’i, S. Ag., Kepala desa Nunuk Hadi Gordon dan DKM Masjid Al-Karomah, Ust. Jun Edi beserta para tokoh masyarakat lainnya.

Acara doa bersama berlangsung khidmat dan khusyu' (dok. villagerspost.com/tatang tarsono)
Acara doa bersama berlangsung khidmat dan khusyu’ (dok. villagerspost.com/tatang tarsono)

Dalam sambutannya kepala desa atau kuwu Desa Nunuk mengatakan, acara doa ini sangat penting untuk meminta pertolongan Allah. “Kita berkumpul di masjid untuk minta kepada Allah SWT agar dijauhkan dari wereng dan hama lainnya panennya mendapat keberkahan,” ujarnya.

Acara do’a bersama dimulai dari pukul 20.00 sampai dengan selesai berlangsung khidmat, khusu’, dan tadaru’, dipimpin langsung oleh Lebe Desa Nunuk Usman Hafidhun. “Kita sudah berusaha dengan jerih payah di sawah dengan menggunakan pestisida tapi masih tetap ada WBC-nya ya sudah kita berdo’a memohon kepada punya werengnya moga-moga dijauhkan,” ungkap salah satu anggota GPN usai acara.

Laporan: Tatang Tarsono, Petani Muda, Anggota Gerakan Petani Nusantara Indramayu

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *