Dua Kapal Perusak Terumbu Karang Bangka Belitung Bayar Denda | Villagerspost.com

Dua Kapal Perusak Terumbu Karang Bangka Belitung Bayar Denda

Bukti kerusakan terumbu karang akibatnya kandasnya dua kapal di kawasan terumbu karang Bangka Belitung (dok. kkp)

Jakarta, Villagerspost.com – Dua kapal asing yang terbukti bersalah melakukan perusakan terumbu karang di perairan Bangka Belitung akhirnya membayar denda yang dijatuhkan pemerintah kepada mereka. Kedua kapal itu, yaitu MV Lyric Poet berbendera Bahama dan MT Alex berbendera Belgia, membayar lunas ganti rugi senilai total lebih dari US$ 2,5 juta atau senilai Rp35,4 miliar kepada negara melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Ganti rugi terkait akibat kandasnya kedua kapal tersebut hingga menyebabkan rusaknya terumbu karang di perairan Bangka Belitung, pada bulan Maret – April 2017. Direktorat Jenderal Penegakan Hukum LHK (Ditjen Gakkum) Rasio Ridho Sani menjelaskan, nilai besaran ganti rugi ini terdiri dari nilai jasa ekosistem, biaya pemulihan dan biaya verifikasi. Pemilik MV Lyric Poet diwajibkan membayar ganti rugi sebesar US$1,18 juta sedangkan pemilik MT Alex membayar ganti rugi sebesar US$1,34 juta.

“Setelah hampir dua tahun proses penyelesaian sengketa lingkungan hidup di luar pengadilan, akhirnya pada 12 Maret 2019 lalu kedua perusahaan menyatakan kesanggupannya untuk membayar ganti rugi akibat perbuatannya itu. Kedua pihak diharuskan membayar ganti rugi tersebut dalam tempo 60 hari sejak kesepakatan ditandatangani,” kata pria yang akrab disapa Roy itu, dalam siaran pers yang diterima Villagerspost.com, Senin (15/4).

Lebih lanjut, Roy menyampaikan, pemilik kapal MT Alex telah membayar biaya ganti rugi sesuai kesepakatan pada 20 Maret lalu, sedangkan kapal MV Lyric Poet juga telah melunasi kesepakatannya dengan pembayaran pada 4 April 2019. Kedua biaya ganti rugi tersebut telah disetorkan ke kas negara sebagai PNBP.

Kapal kargo MV Lyric Poet kandas pada 24 Maret 2017 di perairan Natuna Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung. Selang beberapa minggu kemudian, 12 April 2017, Kapal MT Alex kandas di perairan Gosong Panjang, Selat Karimata, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung.

Berdasarkan hasil verifikasi perusakan terumbu karang oleh MV Lyric Poet dan MT Alex yang dilakukan oleh Tim KLHK, KKP, ahli terumbu karang, ahli ekologi karang, ahli kerusakan tanah dan lingkungan, Pushidros TNI AL, DLH Bangka Belitung, Polair Bangka Belitung, Pos TNI Ali Bangka Belitung, serta konsultan independen, dan proses penyelesaian sengketa, diperoleh luasan perusakan yang dikenakan ganti rugi yakni 8.400 m2 untuk MV Lyric Poet dan 10.177 m2 untuk MT Alex.

Penanganan kasus perusakan terumbu karang oleh kedua kapal tersebut merupakan pelimpahan oleh Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan kepada Direktorat Jenderal Penegakan Hukum LHK.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *