Eksotika Underwater: Pesona TN Bunaken di Indogreen Environment and Forestry Expo ke-10

Booth TN Bunaken di ajang Indogreen Environment and Forestry Expo ke-10
menawarkan fantasi keindahan bawah laut (dok. tn bunaken)

Jakarta, Villagerspost.com – Stand Taman Nasional Bunaken di ajang Indogreen Environment and Forestry Expo ke-10 yang digelar di Samarinda Convention Hall, GOR Sempaja tanggal 5-8 April lalu, dibanjiri pengunjung. Mereka penasaran ingin mengetahui lebih dalam tentang keindahan laut TN Bunaken yang mengusung tema: “Eksotika Underwater”.

“Konsep yang kita usung sebagaimana tema Indogreen 2018, yaitu untuk mensosialisasikan program pemerintah dibidang lingkungan hidup dan kehutanan, peningkatan partisipasi masyarakat dalam dunia usaha pelestarian lingkungan, serta pola kemitraan dan mengajak berkunjung ke Taman Nasional Bunaken dalam program Ayo ke Taman Nasional, Mari Jo ka Manado dan Visit North Sulawesi,” kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Taman Nasional Bunaken Nikolas Loli, dalam siaran pers yang diterima Villagerspost.com, Minggu (8/4).

Indogreen sendiri merupakan pameran pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan terbesar di Indonesia. Expo ke-10 kali ini mengangkat tema “Kontribusi Ekonomi Sektor Kehutanan Dalam Mendukung Pembangunan Nasional”.

Anak-anak berkenalan dengan Baronang, ikan yang menjadi maskot TN Bunaken (dok. tn bunaken)

TN Bunaken sendiri, sebagai kawasan konservasi yang menangani perairan merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dengan lokasi kawasan berada pada gerbang bibir pasifik, yang merupakan perwakilan kekayaan keanekaragaman hayati laut dengan berbagai spesies dan biota.

Kekayaan alam TN Bunaken diantaranya adalah terumbu karang luas 11.709,88 ha dengan 69 genera dan 390 spesies. Kemudian kawasan mangrove seluas 2.434,96 ha dengan 28 spesies dan padang lamun dengan luas 5.108,768 ha dari 9 spesies. Kekayaan TN Bunaken lainnya adalah lebih dari 2.000 spesies ikan karang, 200 spesies moluska, reptilia penyu dan berbagai mamalia laut seperti duyung dan lumba-lumba.

Di stand TN Bunaken, pengunjung, khususnya anak-anak juga bisa belajar musik khas Minahasa (dok. tn bunaken)

Nikolas mengatakan, dengan mengusung tema “Eksotika Underwater”, pengunjung akan dibawa ke fantasi bawah air yang ada di gerbang pasifik. Dalam stand TN Bunaken, pengunjung dapat mengekspresikan diri dengan berfoto pada background visitor yang tersedia.

Selain itu pengunjung juga akan mendapatkan informasi pengelolaan kawasan Taman Nasional, akses wisata ke Bunaken, serta berbagai produk-produk kreatif ekonomi masyarakat dari kelompok Cahaya Trans dan Cahaya Tatapaan pendampingan Balai Taman Nasional Bunaken seperti keripik pisang, sirup buah pala, stik ikan tuna, abon ikan cakalang, dan ikan asin kemasan.

“Kami juga menampilkan Putra dan Putri Dirgantara pada stand Taman Nasional Bunaken, sebagai bagian dari promosi wisata alam pada pintu utama yaitu bandara Sam Ratulangi di Manado khususnya dan Sulawesi Utara umumnya, serta seni musik tradisional Minahasa,” pungkas Niko.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *