Frisca Chairunnisa: Dari Kebun Organik ke Restoran Korea | Villagerspost.com

Frisca Chairunnisa: Dari Kebun Organik ke Restoran Korea

Frisca Chairunnisa di kebun hidroponik miliknya (dok. frisa chairunnisa)

Frisca Chairunnisa di kebun hidroponik miliknya (dok. frisca chairunnisa)

Jakarta, Villagerspost.com – Dara asal Padang ini bernama Frisca Chairunnisa. Di usianya yang belum mencapai seperempat abad, ia sudah memiliki tiga usaha yaitu Blasta Hidroponik Green Farm, Ayam Penyet Hidroponik dan Blasta Korean Food dalam payung usaha Blasta Indonesia. Frisca mempunyai ide yang cukup unik untuk bisnisnya. Dalam salah satu usahanya, ia mengembangkan kimchi dalam kemasan.

Kimchi sendiri adalah sayuran/samhong yang difermentasi, yaitu sayuran yang merupakan side dish utama di Korea. Blasta membuat kimchi dalam bentuk kemasan dengan menggunakan sayuran hidroponik yang sehat dan segar bebas dari pestisida serta bubuk cabai pilihan.

Selain bisnis kimchi yang dijual dalam kemasan dan melalui resto Blasta Korean Food, Frisca juga berkecimpung di dunia pertanian. Frisca memiliki dua kebun yaitu S3 Organik Farm sejak 2008 dan Kebun Blasta Hidroponik sejak Desember 2015.

Untuk restoran korean food, Frisca mengklaim, restoran yang ia miliki merupakan pertama yang menyajikan sayuran hidroponik segar dan bebas pestisida di Kota Padang. Selain itu, Blasta Korean Food dan Ayam Penyet Hidroponik, juga memberikan pelayanan kami cepat dan friendly, sehingga membuat konsumen nyaman.

“Kami berbeda dari kompetitor karena kami menyajikan makanan home made dengan kualitas terbaik dan dengan rasa yang disesuaikan sehingga cocok dengan keinginan konsumen,” tegas Frisca.

Menjadi perusahaan yang menyajikan fresh vegetable organik terbaik di Indonesia memang menjadi cita-cita Frisca. Dia berpromosi, produk Blasta Indonesia lahir untuk menjawab keresahan masyarakat modern, yang sudah mulai memikirkan kualitas dari produk/bahan baku makanan yang dikonsumsi terutama yang baik dan bagus untuk kesehatan.

Semua capaian yang sudah dia raih ini tak membuat Frisca puas. Justru, Frisca masih memiliki mimpi-mimpi lain yang ingin dia wujudkan dalam 10 tahun mendatang. “Kami akan mengembangkan produk-produk atau menu kami menjadi frozen food, yang bisa dinikmati kapan dan dimana saja dengan menggunakan teknologi berkualitas agar cita rasa dan gizi tetap terjaga,”.

Dalam 10 tahun yang akan datang, Frisca juga bercita-cita memiliki kebun hidroponik seluas 10 hektare, yang mampu memproduksi 10 ton sayuran segar, untuk bahan baku di resto maupun dijadikan produk turunan lainnya, dan kimchi yang dapat di ekspor ke Korea. Dia juga bercita-cita dalam 10 tahun kedepan akan mengembangkan usaha ke seluruh kota besar di Indonesia, mulai dari Pekanbaru, Medan, Jambi, Palembang, Surabaya, Jakarta, Yogyakarta, dan Balikpapan.

Frisca optimis mimpinya ini akan terwujud. “Kami memiliki team yang solid, grateful, passionate to see people happy because the food we served, memiliki hobi dibidang kuliner, hidroponik, fokus dan telaten,” ujarnya.

Kunci suksesnya, menurut dia, adalah komitmen kuat untuk menyajikan makanan yang berkualitas dengan mengawal proses mulai dari budidaya hingga pengolahan pasca panen, bergizi, sehat, dan enak, serta dapat membahagiakan orang yang memakannya. Jika dilihat usaha yang Frisca kembangkan terlihat sangat mulus. Namun ternyata Frisca membutuhkan perluasan link untuk mewujudkan visi dan misinya yaitu ekspor kimchi, dan memperluas lahan budidaya hidroponik yang telah ia miliki sekarang.

Maka dari itu ia rajin mengikuti pelatihan-pelatihan dimana ia dapat mengasah kemampuannya dalam berbisnis dan berwirausaha. Frisca juga mengakui, dia merupakan 20 besar Peserta Wirausaha Bank Indonesia 2016, dan sekarang masih dalam tahap pendampingan usaha. “Semoga ilmu yang saya dapatkan dalam pelatihan dapat membantu saya mengembangkan usaha saya,” harapnya.

Frisca menjadi contoh bagi kita sebagai masyarakat. Usia muda bukan menjadi penghalang untuk memulai usaha. Ide apapun yang terlintas dalam benak, siapa tahu justru dapat menjadi ladang penghasilan kita di hari kelak.

Ikuti informasi terkait Duta Petani Muda >> di sini <<

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *