Harga Pangan Melonjak, Mafia Pangan Wajib Ditindak

Suasana pasar tradisional di Depok, Jawa Barat (dok. depok.go.id)
Suasana pasar tradisional di Depok, Jawa Barat (dok. depok.go.id)

Jakarta, Vilagerspost.com – Ketua Komisi IV Edhy Prabowo mengatakan, kenaikan harga bahan-bahan pangan pokok terjadi akibat ulah sekelompok mafia pangan yang melakukan pengaturan harga. Mafia pangan ini harus ditindak tegas pemerintah karena menimbulkan ketidakadilan. Kenaikan harga pangan tidak dinikmati petani melainkan pihak lain dalam rantai distribusi.

“Terjadi rasa ketidakadilan karena harga begitu melambung, sementara kenaikan tersebut tidak dinikmati oleh petani sebagai produsen melainkan oleh pedagang yang tidak dapat di kontrol. Maka dari itu kita butuhkan peran pemerintah dalam mengatasi hal ini. Karena jika harga begitu tinggi, inflasi dan ekonomi akan berpengaruh,” kata Edhy dalam pernyataan tertulis yang diterima Villagerspost.com, Jumat (25/11).

Selain menindak tegas mafia pangan, kata dia, pemerintah juga harus memperbaiki tingkat produksi dan tata kelola bahan pangan pokok. Hal ini, kata Edgy, akan sangat membantu untuk mengendalkan harga yang kerap mengalami kenaikan

“Kita melakukan pengawasan tentang kondisi pasar kita saat ini, bahwa harga-harga bahan pokok mulai meroket dan tidak bisa dikontrol. Masalah krusial saat ini karena tata kelolanya yang belum beres. Harga seolah-olah diatur oleh sekelompok orang tertentu sehingga kita minta peran pemerintah untuk mengatasi hal tersebut,” tegas Edhy.

Sementara itu, terkait ketidakadilan dalam rantai distribusi pangan, anggota Komisi IV Ono Surono juga menegaskan saat ini ada sekitar Rp280 triliun uang keuntungan di sektor pangan yang hanya dinikmati pada pedagang setiap tahunnya. Pedagang untung besar karena menjual mahal sementara membeli sangat murah dari petani.

“Harga bahan pokok dari petani itu sangat rendah, tetapi pada saat dijual oleh para pedagang sangat tinggi. Ada sekitar Rp280 triliun setiap tahun keuntungan tidak dinikmati oleh petani, melainkan para pedagang yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Terkait masalah ini, Ono berharap agar Kementrian Pertanian melakukan pembenahan pada rantai distribusi. Kementan juga jarus meningkatkan kinerjanya dalam mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia.

“Kita minta Kementrian Pertanian untuk bekerja lebih keras lagi dalam menindak secara tegas dengan mengontrol harga-harga bahan makanan pokok di pasar untuk mewujudkan kedaulatan dan kemandirian pangan di Indonesia,” kata Politisi asal dapil Jawa Barat VIII itu.

Ikuti informasi terkait harga pangan >> di sini <<

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *