Hari Buruh Internasional, Greenpeace Indonesia Bentuk Serikat Pekerja, Lawan UU Ciptaker

Aksi para ‘manekin’ mewakili para aktivis melancarkan protes atas pengesahan UU Minerba dan pembahasan RUU Cipta Kerja yang mengorbankan kelestarian lingkungan (dok. greenpeace indonesia)

Jakarta, Villagerspost.com – Bertepatan dengan Hari Buruh Internasional, yang jatuh pada 1 Mei 2021, Greenpeace Indonesia mengumumkan peresmian Serikat Pekerja Greenpeace Indonesia (SPGI). Diharapkan, hadirnya SPGI ini juga bisa berkontribusi untuk memperkuat gerakan pekerja di Indonesia.

Kehadiran SPGI juga diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya perlawanan terhadap Omnibus Law yang nyata-nyata tidak berpihak kepada lingkungan dan pekerja.

Pakar Hukum Lingkungan dan Mantan Ketua Paguyuban Pekerja Universitas Indonesia Profesor Andri Gunawan Wibisana, menyatakan, gerakan pekerja yang kuat berkontribusi kepada upaya penyelamatan lingkungan di Indonesia.

“Karena kebijakan-kebijakan di sektor lingkungan saat ini banyak berpihak kepada kepentingan oligarki, dibanding mengutamakan kepentingan lingkungan dan masyarakat,” tegas Prof. Andri.

Sementara itu, pakar perburuhan dari FISIP Universitas Indonesia Irwansyah MA mengatakan, terbentuknya SPGI merupakan tonggak yang penting dalam perjalanan gerakan pekerja di Indonesia.

“Semoga inspiratif untuk menguatkan kekuatan kolektif pekerja, terutama di sektor non-manufaktur, seperti LSM, pekerja pengetahuan, dan lain-lain,” tegasnya.

Terlebih lagi, kata Irwansyah, pada masa rentan selepas disahkannya UU Cipta Kerja yang cenderung membawa banyak risiko bagi pekerja bila harus menghadapinya secara individual. “Inisiatif ini juga berpotensi meningkatkan relasi organis antar sektor gerakan sosial,” ujar Irwansyah.

Serikat pekerja Greenpeace Indonesia sendiri sudah resmi tercatat di Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi Kota Administrasi Jakarta Selatan. Ketua SPGI Asep Komarudin mengatakan, secara internal, SPGI bertujuan sebagai wadah diskusi dan berbagi sesama pekerja, serta melindungi hak-hak anggotanya sebagai pekerja.

“Secara eksternal, SPGI berkomitmen untuk turut serta dalam gerakan dan solidaritas antar sesama pekerja untuk mewujudkan relasi kerja yang adil dan setara dan melawan eksploitasi alam dalam proses produksi,” pungkas Asep.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *