Indonesia Kekurangan Penyuluh Pertanian

Penyuluh pertanian memberikan penyuluhan kepada petani (dok. sekretariat kabinet)

Jakarta, Villagerspost.com – Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo mengatakan, saat ini Indonesia masih banyak membutuhkan tenaga penyuluh pertanian. Dia mengatakan kekurangan tenaga penyuluh pertanian ini sangat terasa, salah satunya di Provinsi Jambi.

Sayangnya, kata Edhy, negara tidak menganggap penting memenuhi kekurangan tenaga penyuluh ini. Padahal penyuluh pertanian merupakan salah satu ujung tombak pembangunan pertanian dan memiliki peran yang sangat strategis dalam mendampingi dan membantu petani.

“Negara tidak menganggap kurangnya penyuluh ini penting, kunjungan Komisi IV DPR ini membuktikan bahwa ternyata apa yang kami tangkap ini benar. Temuan ini akan dibawa ke dalam rapat kerja dengan pemerintah agar ada langkah penting untuk segera dilakukan seperti peraturan pemerintah untuk pengadaan penyuluh pertanian,” ujar Edhy usai berdialog dengan petani jagung di lahan pengembangan jagung hibrida di Kelurahan Tanjung, Kabupaten Muaro Jambi, Jumat (27/10).

Tim Komisi IV DPR dalam kesempatan itu, menerima pengaduan dari perwakilan petani jagung yang mengadukan kurangnya bimbingan dari penyuluh yang memang masih mereka perlukan. Lebih lanjut Edhy menjelaskan bahwa Indonesia sekarang kekurangan 43 ribu Penyuluh Pertanian, dan untuk Penyuluh Kehutanan memerlukan 5 ribuan orang.

Bila dijumlahkan, ada sekitar 50.000 tenaga kerja baru yang dibutuhkan. “Kenapa bisa bikin banyak Perppu ini itu, kok yang penyuluh tidak. Bagi kami sangat urgent, kalau tidak ada penyuluh ancamannya adalah ketahanan pangan kita terganggu, maka kami akan mendorong pemerintah untuk mengeluarkan peraturannya.” papar Edhy. (*)

Facebook Comments
One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *